Menu

Mode Gelap
Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Total Rp175 Juta, Abeh Ubee Abeh! Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

News

Asosiasi PPG PTK Koordinasi di Banda Aceh, Bahas Legalisasi Lembaga dan Peningkatan Tata Kelola PPG

badge-check


					Asosiasi PPG PTK Koordinasi di Banda Aceh, Bahas Legalisasi Lembaga dan Peningkatan Tata Kelola PPG Perbesar

BANDA ACEH — Asosiasi Program Pendidikan Profesi Guru Perguruan Tinggi Keagamaan (PPG PTK) resmi dilegalkan melalui forum nasional yang diselenggarakan di Banda Aceh pada 17–20 November 2025.

Legalisasi ini menjadi tonggak sejarah baru bagi pengelola PPG di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) se-Indonesia dalam memperkuat tata kelola program secara nasional.

Kegiatan yang dipusatkan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh ini dihadiri lebih dari 76 peserta yang terdiri atas ketua program studi, sekretaris program studi, admin PPG, serta unsur pimpinan PTK dari berbagai wilayah Indonesia.

Forum ini dirangkaikan dengan kegiatan Evaluasi dan Koordinasi Tata Kelola Program PPG yang mengusung tema “Pengelolaan PPG yang Efektif: Tantangan dan Strategi dalam Meningkatkan Kualitas Pengelolaan PPG melalui Kolaborasi dan Inovasi.”

Ketua Panitia, Dr Saifullah Maysa MA menyampaikan bahwa pengesahan asosiasi beserta AD/ART menjadi landasan penting bagi penyelarasan standar nasional pengelolaan PPG.

“Legalisasi ini merupakan momentum besar untuk memperkuat sinergi antar-PTK dan memastikan peningkatan mutu PPG secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sejumlah pemateri nasional hadir dalam kegiatan tersebut. Dr Fesal Musaad MPd Direktur GTK Madrasah Kemenag RI, menekankan pentingnya transformasi LPTK menjadi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) guna menjamin kompetensi lulusan PPG.

Selain itu, evaluasi terhadap pelaksanaan PPG Dalam Jabatan (Daljab) 2025 juga dipaparkan oleh Dr Nino Indrianto, Ketua Prodi PPG UIN KHAS Jember, yang menyoroti peningkatan mutu pembimbingan dan sinkronisasi data nasional.

Pada sesi berikutnya, peserta mendalami mekanisme pelaporan akademik dan keuangan sebagai bagian dari akuntabilitas penyelenggaraan PPG.

Ketua Prodi PPG UIN Ar-Raniry, Dr Saifullah Maysa, menegaskan pentingnya pelaporan berbasis data dan terintegrasi. Sementara Dr Dwi Istyani MAg Ketua Prodi PPG UIN Walisongo, menekankan pentingnya transparansi dan validitas pelaporan keuangan sesuai ketentuan juknis.

Forum ditutup dengan pembentukan Koordinator Wilayah Asosiasi PPG PTK serta perumusan rencana pendirian Jurnal Ilmiah PPG sebagai media publikasi bagi dosen dan pengelola PPG secara nasional. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Bank Aceh Syariah dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

5 Mei 2026 - 21:56 WIB

Trending di News