Menu

Mode Gelap
Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman

Pemerintahan

Bupati Aceh Tamiang Ajak Semua Elemen Masyarakat Fokus pada Pemulihan Pascabencana

badge-check


					Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi Perbesar

Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi

ACEH TAMIANG— Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu dan tidak saling menyalahkan terkait bencana banjir. Ia menegaskan bahwa saat ini fokus utama pemerintah bersama seluruh unsur terkait adalah memastikan proses penanganan dan pemulihan berjalan cepat, efektif, dan terkoordinasi.

Dalam keterangannya, Armia Pahmi menyebutkan bahwa berbagai upaya telah dan terus dilakukan, mulai dari evakuasi warga terdampak, pendirian posko pengungsian, penyaluran bantuan logistik, hingga layanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurutnya, situasi darurat seperti ini membutuhkan kebersamaan dan kepedulian kolektif, bukan saling menyalahkan yang justru melemahkan kerja-kerja yang sudah dilakukan di lapangan.

“Kita semua sedang menghadapi musibah. Ini bukan saatnya saling menyalahkan, tapi saatnya bergandeng tangan. Pemerintah, TNI–Polri, relawan, dan masyarakat sudah bekerja siang malam. Mari kita fokus pada pemulihan dan keselamatan warga,” ujar Armia Pahmi, Senin, 8 Desember 2025.

Ia juga menegaskan bahwa logistik untuk pengungsi terus diperkuat, sementara tim gabungan bekerja untuk mengakses wilayah yang terisolasi serta memperbaiki infrastruktur yang rusak. Pemerintah juga telah mengerahkan seluruh sumber daya yang ada dan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat untuk percepatan penanggulangan bencana.

“Kami ingin memastikan bahwa semua korban terdampak mendapatkan layanan yang layak, baik kebutuhan pangan, kesehatan, tempat tinggal sementara, maupun dukungan psikososial. Setiap laporan di lapangan terus kami monitor agar tidak ada warga yang terabaikan,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menyaring informasi dan tidak mudah terpancing isu yang dapat memicu keresahan atau memperkeruh suasana. Menurutnya, menjaga ketenangan bersama adalah kunci agar proses pendistribusian bantuan dan pemulihan dapat berjalan lancar.

“Mari kita jaga suasana tetap kondusif. Jika ada keluhan terkait bantuan atau kondisi di lapangan, silakan sampaikan melalui perangkat desa maupun posko. Musibah ini adalah ujian bagi kita semua. Semoga dengan kebersamaan, Aceh Tamiang dapat segera bangkit dan pulih,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar

19 September 2026 - 22:52 WIB

Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat

18 September 2026 - 13:36 WIB

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

16 September 2026 - 14:06 WIB

Dek Fadh Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

16 September 2026 - 13:53 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

8 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di Pemerintahan