Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

Pemerintahan

Wagub Apresiasi PLN Kirim Genset Darurat untuk Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh

badge-check


					Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE meninjau serta melepaskan penyaluran genset darurat untuk menambah kapasitas pembangkit listrik di Aceh, di pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Senin, 8 Desember 2025 Perbesar

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE meninjau serta melepaskan penyaluran genset darurat untuk menambah kapasitas pembangkit listrik di Aceh, di pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Senin, 8 Desember 2025

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengapresiasi upaya PT PLN (Persero) yang telah mengirimkan genset darurat untuk menambah kapasitas pembangkit listrik di Aceh. Pengiriman dilakukan melalui Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya, pada Senin (8/12), sebagai respons atas kondisi kelistrikan Aceh yang sempat terganggu akibat bencana hidrometeorologi beberapa hari terakhir.

Dari total 50 Megawatt (MW) kapasitas genset darurat yang direncanakan, saat ini 30 MW telah tiba di Aceh. Wagub menyampaikan bahwa penambahan kapasitas ini sangat penting untuk menjaga kestabilan pasokan listrik Aceh, terutama dalam situasi pemulihan pascabencana.

“Dengan masuknya 50 Mega ini nantinya, listrik di Aceh akan lebih aman. Bahkan setelah bencana pun, keberadaan genset darurat ini akan membantu stabilitas sistem dan mempercepat proses pemulihan ketika terjadi pemadaman,” ujar Wagub.

Sementara itu, Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary, menegaskan bahwa PLN terus berupaya memperkuat sistem kelistrikan di Aceh. Ia menyampaikan bahwa dalam 10 hari ke depan, PLN menargetkan 10 MW pertama sudah dapat beroperasi. Menjelang Natal, tambahan 20 MW juga diharapkan segera masuk ke jaringan, serta seluruh kapasitas 50 MW ditargetkan sudah terintegrasi ke sistem paling lambat sebelum Ramadan, sehingga proses pemulihan dan penguatan jaringan dapat berjalan lebih optimal.

“Target kami, sebelum Ramadan, seluruh kapasitas 50 Mega sudah terintegrasi ke dalam sistem. Hal ini akan memperkuat sistem di Banda Aceh yang utamanya, dan nanti seluruh backbone yang terintegrasi seperti di wilayah Meulaboh dan Nagan Raya akan semakin kuat, sehingga jika terjadi gangguan, proses recovery dapat dilakukan jauh lebih cepat,” jelas Rizal.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengiriman genset darurat tersebut merupakan bentuk dedikasi PLN dalam menjaga pelayanan kelistrikan sambil mempersiapkan pembangkit yang lebih tepat guna untuk kebutuhan Aceh di masa mendatang.

Pemerintah Aceh menyampaikan terima kasih atas upaya PLN dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana, sekaligus memperkuat ketahanan listrik di wilayah Aceh ke depannya. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026

24 Juni 2026 - 23:58 WIB

Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam

23 Juni 2026 - 14:35 WIB

Puncak Bhayangkara Fest 2026, Sekda Aceh : Wujud Kokohnya Sinergi Polri dan Masyarakat

23 Juni 2026 - 12:30 WIB

Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah

23 Juni 2026 - 12:25 WIB

Pemerintah Aceh Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut dari BPK RI

22 Juni 2026 - 12:36 WIB

Trending di Pemerintahan