Menu

Mode Gelap
Francisco Rivera dan Ambisi Persebaya Menembus Empat Besar Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti Sekda Nasir: Semua Rumah Sakit Wajib Terima Pasien Sekda Aceh Buka Rakerprov KONI Aceh 2026, Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

News

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax dan Dex Series

badge-check


					: Ilustrasi layanan BBM jenis Pertamax Turbo hadir di SPBU modular area Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, NTB, dalam rangka mendukung perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 27-29 September 2024. (Foto: PT Pertamina Patra Niaga) Perbesar

: Ilustrasi layanan BBM jenis Pertamax Turbo hadir di SPBU modular area Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, NTB, dalam rangka mendukung perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 27-29 September 2024. (Foto: PT Pertamina Patra Niaga)

JAKARTA – PT Pertamina (Persero), melalui Subholding Commercial & Trading Pertamina Patra Niaga, secara resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.

Kebijakan tersebut berlaku efektif mulai Kamis (1/1/2026). Dengan demikian, konsumen dapat membeli berbagai varian BBM non-subsidi dengan harga yang lebih terjangkau dibanding periode sebelumnya.

Berdasarkan keterangan resmi, Kamis (1/1/2026), Kebijakan penurunan harga itu menyasar seluruh produk BBM non-subsidi andalan Pertamina.

Untuk wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax (RON 92) turun dari Rp12.750 menjadi Rp12.350 per liter. Varian dengan oktan lebih tinggi, Pertamax Green 95, juga turun dari Rp13.500 menjadi Rp13.150 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo (RON 98) dibanderol Rp13.400 per liter, turun dari harga sebelumnya Rp13.750 per liter.

Penyesuaian signifikan juga berlaku untuk BBM jenis diesel. Harga Dexlite terkoreksi dari Rp14.700 menjadi Rp13.500 per liter. Sedangkan untuk Pertamina Dex, penurunan harga mencapai Rp1.400 per liter, dari sebelumnya Rp15.000 menjadi Rp13.600 per liter.

Di tengah penurunan harga BBM non-subsidi tersebut, Pertamina memastikan harga BBM bersubsidi jenis tertentu tetap stabil dan tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite (RON 90) tetap dijual dengan harga eceran Rp10.000 per liter.

Demikian pula dengan Solar Subsidi yang harganya tetap bertahan di level Rp6.800 per liter. Kebijakan itu menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga daya beli masyarakat untuk kategori BBM tertentu.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga tersebut dilakukan dengan mengacu pada formula harga jual BBM dari pemerintah.

Proses kalkulasi tersebut mempertimbangkan berbagai faktor eksternal, seperti tren harga rata-rata minyak mentah dunia yang dipublikasikan melalui Argus atau Mean of Platts Singapore (MOPS), serta perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. “Penyesuaian harga ini kami lakukan secara berkala, dan tetap menjadikan harga Pertamax Series dan Dex Series sebagai yang paling kompetitif,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

9 Mei 2026 - 14:45 WIB

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Trending di News