Menu

Mode Gelap
Purbaya Heran Pengusaha Tak Punya Bisnis Tapi Dapat Restitusi Pajak Sekda Aceh Bersilaturahmi dengan Praja IPDN Asal Aceh di Jatinangor 76 Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Ikuti Pembekalan PKL PBNU Lantik Pengurus PWNU Aceh, Rektor UIN Ar-Raniry Jadi Katib Syuriyah UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

News

UIN Ar-Raniry Gandeng Yayasan Turki Bangun Fasilitas Air Minum Wakaf di Kampus

badge-check


					
Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag (kanan) dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal (kiri) menunjukkan dokumen kerja sama usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembangunan fasilitas air siap minum berbasis wakaf di ruang kerja Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu (7/1/2026). Perbesar

Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag (kanan) dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal (kiri) menunjukkan dokumen kerja sama usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembangunan fasilitas air siap minum berbasis wakaf di ruang kerja Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu (7/1/2026).

BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menjalin kerja sama dengan Yayasan Tarara Global Humanity untuk membangun fasilitas air siap minum berbasis wakaf di lingkungan kampus. Program ini menjadi kolaborasi wakaf internasional pertama di Aceh yang terhubung langsung dengan Turki.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal di ruang kerja Rektor, Rabu (7/1/2026).

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan pembangunan fasilitas air minum wakaf ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menyediakan sarana pendukung kesehatan yang mudah diakses oleh sivitas akademika.

“Fasilitas air minum ini akan membantu mahasiswa dan seluruh sivitas akademika mendapatkan akses air minum yang sehat, higienis, dan gratis di lingkungan kampus,” kata Mujiburrahman.

Ia menilai ketersediaan air minum layak konsumsi merupakan kebutuhan mendasar di perguruan tinggi, seiring meningkatnya aktivitas akademik dan jumlah mahasiswa.

“Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para wakif, seiring manfaat yang dirasakan oleh para pengguna,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal menjelaskan fasilitas tersebut dibangun melalui skema wakaf Seyyid Osman Hulûsi Ateş Darendevî, sebuah program wakaf yang berpusat di Turki. Proyek ini menjadi pilot project pertama di Aceh.

“Selain fungsional, bangunan fasilitas air minum ini akan mengusung arsitektur khas Turki yang ikonik,” kata Haykal.

Dari sisi teknis, fasilitas ini akan dilengkapi sistem filtrasi modern untuk memastikan kualitas air tetap aman dikonsumsi. Daya tampung air mencapai 1.000 liter dengan delapan kran yang dapat digunakan secara bersamaan.

“Kami menargetkan pembangunan dapat dimulai dalam waktu dekat agar segera dimanfaatkan oleh civitas akademika UIN Ar-Raniry,” pungkasnya. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Purbaya Heran Pengusaha Tak Punya Bisnis Tapi Dapat Restitusi Pajak

29 Juni 2026 - 11:05 WIB

76 Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Ikuti Pembekalan PKL

28 Juni 2026 - 16:43 WIB

PBNU Lantik Pengurus PWNU Aceh, Rektor UIN Ar-Raniry Jadi Katib Syuriyah

28 Juni 2026 - 16:39 WIB

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Trending di News