Menu

Mode Gelap
Francisco Rivera dan Ambisi Persebaya Menembus Empat Besar Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti Sekda Nasir: Semua Rumah Sakit Wajib Terima Pasien Sekda Aceh Buka Rakerprov KONI Aceh 2026, Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

News

UIN Ar-Raniry Gandeng Yayasan Turki Bangun Fasilitas Air Minum Wakaf di Kampus

badge-check


					
Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag (kanan) dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal (kiri) menunjukkan dokumen kerja sama usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembangunan fasilitas air siap minum berbasis wakaf di ruang kerja Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu (7/1/2026). Perbesar

Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag (kanan) dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal (kiri) menunjukkan dokumen kerja sama usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembangunan fasilitas air siap minum berbasis wakaf di ruang kerja Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu (7/1/2026).

BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menjalin kerja sama dengan Yayasan Tarara Global Humanity untuk membangun fasilitas air siap minum berbasis wakaf di lingkungan kampus. Program ini menjadi kolaborasi wakaf internasional pertama di Aceh yang terhubung langsung dengan Turki.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal di ruang kerja Rektor, Rabu (7/1/2026).

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan pembangunan fasilitas air minum wakaf ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menyediakan sarana pendukung kesehatan yang mudah diakses oleh sivitas akademika.

“Fasilitas air minum ini akan membantu mahasiswa dan seluruh sivitas akademika mendapatkan akses air minum yang sehat, higienis, dan gratis di lingkungan kampus,” kata Mujiburrahman.

Ia menilai ketersediaan air minum layak konsumsi merupakan kebutuhan mendasar di perguruan tinggi, seiring meningkatnya aktivitas akademik dan jumlah mahasiswa.

“Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para wakif, seiring manfaat yang dirasakan oleh para pengguna,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal menjelaskan fasilitas tersebut dibangun melalui skema wakaf Seyyid Osman Hulûsi Ateş Darendevî, sebuah program wakaf yang berpusat di Turki. Proyek ini menjadi pilot project pertama di Aceh.

“Selain fungsional, bangunan fasilitas air minum ini akan mengusung arsitektur khas Turki yang ikonik,” kata Haykal.

Dari sisi teknis, fasilitas ini akan dilengkapi sistem filtrasi modern untuk memastikan kualitas air tetap aman dikonsumsi. Daya tampung air mencapai 1.000 liter dengan delapan kran yang dapat digunakan secara bersamaan.

“Kami menargetkan pembangunan dapat dimulai dalam waktu dekat agar segera dimanfaatkan oleh civitas akademika UIN Ar-Raniry,” pungkasnya. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

9 Mei 2026 - 14:45 WIB

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Trending di News