Menu

Mode Gelap
Berkah Idul Fitri, Pedagang Kue di Lambaro Raup Keuntungan Besar Meski Tampak Sepi, Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran Arus Mudik Lebaran H+3 Lancar Mudik ke Seunuddon, Kak Na Santuni Anak Yatim dan Ziarah ke Makam Keluarga Klok Klaim Persib Punya Pengalaman di Jalur Juara Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

News

ARAH Ingatkan Publik Waspadai Fitnah Soal Dana BTT BPBA

badge-check


					Koordinator ARAH, Ariza Perbesar

Koordinator ARAH, Ariza

BANDA ACEH — Aliansi Rakyat Aceh (ARAH) meminta masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak berdasar terkait penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) di Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).

Koordinator ARAH, Ariza, menegaskan bahwa pihaknya menemukan adanya upaya penyebaran fitnah dan informasi palsu yang ditujukan untuk merusak kredibilitas BPBA dan Pemerintah Aceh.

“Kami meminta publik tidak percaya terhadap isu yang tidak memiliki dasar. Penggunaan dana BTT di BPBA telah dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Ariza, Sabtu (17/1/2026).

Menurutnya, ARAH telah memantau proses penggunaan anggaran tersebut dan tidak menemukan indikasi penyimpangan. Seluruh tahapan, mulai dari perencanaan hingga realisasi, disebut telah mengacu pada regulasi keuangan pemerintah.

Ia menambahkan, penyebaran informasi yang keliru justru berpotensi mengganggu fokus BPBA dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

“Isu yang tidak benar dapat menurunkan kepercayaan publik dan menghambat kerja-kerja penanganan bencana di lapangan,” ujarnya.

ARAH juga meminta pihak-pihak yang menyebarkan fitnah agar segera menghentikan aksinya dan bersikap bertanggung jawab.

“Kami tidak menutup kemungkinan menempuh langkah hukum terhadap pihak yang terbukti menyebarkan informasi palsu,” tegas Ariza.

Selain itu, ARAH mengajak masyarakat untuk tetap melakukan pengawasan secara objektif dan proporsional terhadap pengelolaan dana BTT, serta mendukung upaya BPBA dalam pemulihan pascabencana di Aceh.

“Pengawasan publik penting, tetapi harus didasarkan pada data dan fakta, bukan asumsi dan fitnah,” pungkasnya.[]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Berkah Idul Fitri, Pedagang Kue di Lambaro Raup Keuntungan Besar

24 Maret 2026 - 01:32 WIB

Meski Tampak Sepi, Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

24 Maret 2026 - 01:29 WIB

Arus Mudik Lebaran H+3 Lancar

24 Maret 2026 - 01:24 WIB

Netanyahu Ketar Ketir Minta Bantuan Negara Lain Serang Iran

24 Maret 2026 - 01:02 WIB

Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026

23 Maret 2026 - 01:15 WIB

Trending di News