Menu

Mode Gelap
Francisco Rivera dan Ambisi Persebaya Menembus Empat Besar Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti Sekda Nasir: Semua Rumah Sakit Wajib Terima Pasien Sekda Aceh Buka Rakerprov KONI Aceh 2026, Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

News

BNSP Lakukan Witness di UIN Ar-Raniry, Uji Mutu Sembilan Skema Sertifikasi

badge-check


					BNSP Lakukan Witness di UIN Ar-Raniry, Uji Mutu Sembilan Skema Sertifikasi Perbesar

BANDA ACEH— Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melakukan witness atau penyaksian langsung uji kompetensi di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh yang berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (5–6 Februari 2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk menguji mutu pelaksanaan sembilan skema sertifikasi yang dikelola Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Ar-Raniry.

Witness tersebut merupakan bagian dari mekanisme penjaminan mutu BNSP dalam memastikan seluruh proses sertifikasi kompetensi berjalan sesuai standar, pedoman, dan regulasi yang berlaku secara nasional.

Selama dua hari pelaksanaan, tiga asesor BNSP memantau langsung tahapan uji kompetensi, mulai dari kesiapan sistem sertifikasi, perangkat asesmen, Tempat Uji Kompetensi (TUK), hingga profesionalisme asesor LSP dalam menjalankan proses asesmen.

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg menegaskan bahwa witness BNSP menjadi tahapan penting dalam menjaga kredibilitas dan akuntabilitas sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh LSP kampus.

“Melalui witness ini, BNSP memastikan seluruh proses uji kompetensi berjalan objektif dan sesuai standar. Ini penting untuk menjamin mutu sertifikasi sekaligus meningkatkan daya saing lulusan UIN Ar-Raniry,” ujar Rektor saat membuka kegiatan, Kamis (5/2/2026).

Menurut Rektor, keberadaan LSP UIN Ar-Raniry memiliki peran strategis dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa dan lulusan, seiring meningkatnya tuntutan dunia kerja terhadap sertifikasi yang diakui secara nasional.

Direktur LSP UIN Ar-Raniry, Khatib A. Latief, menyebut witness sebagai tahapan krusial dalam proses pemenuhan persyaratan lisensi penuh LSP dari BNSP.

“BNSP menilai kesesuaian antara skema sertifikasi, perangkat asesmen, serta kompetensi asesor. Hasil witness ini akan menjadi dasar perbaikan dan penguatan tata kelola LSP ke depan,” kata Khatib.

Sementara itu, Asesor BNSP Hasnawati menjelaskan bahwa witness bertujuan memastikan konsistensi implementasi sistem sertifikasi oleh LSP setelah memperoleh lisensi.

“Kami melakukan pemantauan menyeluruh terhadap pelaksanaan uji kompetensi, termasuk mekanisme pengambilan keputusan kompetensi, agar hasil sertifikasi benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

9 Mei 2026 - 14:45 WIB

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Trending di News