Menu

Mode Gelap
Pemerintah Aceh Angkat 228 Pegawai Negeri Sipil Mujiburrahman Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode Kedua 2026–2030 Peringati Hari Didong, Ketua KNA Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Gayo Pemerintah Aceh Jelaskan Posisi Bantuan Kementan untuk Pemulihan Sawah dan Kebun Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara Dirut SIG Turun ke Aceh, Pastikan Pasokan Semen Kembali Stabil

Olahraga

Intensitas Babak Kedua Jadi Catatan Merah Tim Pelatih PSM

badge-check


					Intensitas Babak Kedua Jadi Catatan Merah Tim Pelatih PSM Perbesar

PAREPARE – PSM Makassar gagal mempertahankan keunggulan atas Persis Solo pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora B. J. Habibie, Sabtu (4/4) malam. Hasil ini tampaknya berbuntut panjang pada evaluasi tajam di ruang ganti.

Sempat memimpin lewat tandukan Yuran Fernandes Rocha Lopes di menit ke-18, skuat Juku Eja justru tampil melempem pada paruh kedua hingga dipaksa berbagi angka 1-1 setelah penyerang Persis, Roman Paparyha menyamakan kedudukan di menit ke-65.

“Dari kacamata kami tim pelatih, babak pertama sudah sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Kita bermain lebih menyerang, berusaha untuk mencetak gol, masuk di locker room dengan situasi unggul, dan hal itu terjadi. Tapi babak kedua problem mulai terjadi. Yang pertama, intensitas sudah mulai menurun,” ujar asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin selepas laga.

Amiruddin tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya lantaran skema pergantian pemain yang diharapkan membawa nuansa baru justru menjadi bumerang. Menurutnya, penurunan tensi permainan di lapangan bukan sekadar persoalan fisik, melainkan indikasi rapuhnya kesiapan mental para penggawa Juku Eja dalam menghadapi tekanan lawan.

“Mungkin nanti saya akan bicara ke pemain, ini soal mentalitas. Apakah kita memang mau memberikan lebih ke PSM atau kita sekadar menjalankan kewajiban? Itu yang membedakan pemain yang mau dengan yang sekadar menjalankan,” tegas Amiruddin.

Senada dengan pelatih, winger PSM, Dzaky Asraf, menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan tim meraih kemenangan di kandang. Ia mengakui bahwa hasil seri tersebut jauh dari ekspektasi publik sepak bola Makassar yang mengharapkan poin penuh untuk mendongkrak posisi di klasemen.

“Pertama-tama saya ingin mengucapkan syukur Alhamdulillah atas pertandingan hari ini. Dan saya ingin juga meminta maaf karena hasil yang kita inginkan tidak maksimal. Dan mungkin penonton dan suporter menginginkan tiga poin, tapi kita mendapatkan hasil seri. Mungkin kita fokus ke laga selanjutnya dan latihan lebih keras lagi,” tutur Dzaky.

Bagi PSM, hasil imbang ini bukan sekadar kehilangan dua poin berharga, melainkan tamparan keras bahwa di kompetisi seketat BRI Super League, talenta tanpa mentalitas petarung hanyalah resep menuju kegagalan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Persis Rekrut 2 Pemain Asing Baru

3 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Ilham Udin Armaiyn Resmi Gabung Persiraja, Bidik Promosi ke Super League

28 Juli 2026 - 13:35 WIB

Yano Putra Resmi Bergabung dengan Bhayangkara FC

28 Juli 2026 - 13:12 WIB

Persiraja Banda Aceh Perkenalkan Dua Pemain Baru dari Arema FC

25 Juli 2026 - 20:48 WIB

Ondrej Rudzan Antusias Gabung PSIM

24 Juli 2026 - 13:04 WIB

Trending di Olahraga