Menu

Mode Gelap
Wagub Fadhlullah Tekankan Implementasi Deep Learning dan Peningkatan Mutu Pendidikan Pada Hardiknas 2026 Pemerintah Aceh Berikan Gedung VVIP Bandara SIM untuk Layanan Haji 2026 Adakan FGD, Pemerintah Aceh Diskusi Terbuka dengan OKP dan Ormawa Terkait JKA FK USK Sosialisasikan S2 MKM di Lima Kabupaten/Kota di Aceh Layanan Kesehatan Bandara Jaga Kondisi Jemaah Sejak Langkah Pertama di Tanah Suci APBA Aceh Melaju: Realisasi 23.27 persen, Lampaui Target Awal Tahun

News

Layanan Kesehatan Bandara Jaga Kondisi Jemaah Sejak Langkah Pertama di Tanah Suci

badge-check


					Layanan Kesehatan Bandara Jaga Kondisi Jemaah Sejak Langkah Pertama di Tanah Suci Perbesar

MADINAH— Setibanya di Bandara AMAA Madinah, jemaah haji Indonesia langsung mendapatkan pemantauan kesehatan, terutama bagi mereka yang mengalami keluhan setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Air.

Advertisements
Ad 25

Berdasarkan rekap layanan kesehatan Daker Bandara per Senin (4/5/2026), tercatat 81 jemaah mendapatkan pemeriksaan kesehatan di bandara. Selain itu, 12 jemaah masuk dalam pencatatan observasi, 10 jemaah dirujuk ke KKHI Madinah, dan 10 jemaah lainnya dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi.

Petugas Kesehatan Bandara, Kadhafi, mengatakan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi jemaah dapat segera tertangani sejak titik kedatangan.

“Keluhan jemaah beragam, ada yang lemas, pusing, mual, sesak ringan, hingga membutuhkan observasi. Semua kami tangani sesuai kondisi masing-masing,” ujar Kadhafi di Madinah, Senin (4/5/2026).

Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdul Basir, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan petugas kesehatan menjadi bagian penting dalam pelayanan kedatangan jemaah.

“Kami ingin jemaah merasa aman sejak tiba di Tanah Suci. Jika ada keluhan kesehatan, petugas harus cepat hadir dan mengarahkan jemaah ke fasilitas kesehatan yang sesuai,” ujar Abdul Basir.

Menurutnya, koordinasi antara petugas kesehatan, petugas kloter, dan layanan bandara terus diperkuat agar setiap jemaah yang membutuhkan bantuan dapat segera ditangani.

“Begitu ada jemaah yang membutuhkan bantuan, petugas langsung berkoordinasi dengan tim kesehatan. Harapannya, penanganan bisa lebih cepat dan tepat,” jelasnya.

Di tengah padatnya arus kedatangan, petugas kesehatan bandara terus memperhatikan kondisi jemaah agar mereka dapat segera beristirahat dan melanjutkan ibadah dengan lebih tenang.

“Kesehatan jemaah adalah bagian penting dari kelancaran ibadah haji. Itu yang kami jaga sejak titik kedatangan pertama di bandara,” tandas Abdul Basir.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

FK USK Sosialisasikan S2 MKM di Lima Kabupaten/Kota di Aceh

4 Mei 2026 - 12:43 WIB

APBA Aceh Melaju: Realisasi 23.27 persen, Lampaui Target Awal Tahun

1 Mei 2026 - 19:52 WIB

UIN Ar-Raniry dan YARA Jalin Kerja Sama Penguatan Advokasi Hukum

1 Mei 2026 - 19:22 WIB

Senat UIN Ar-Raniry Gelar Rapat Pemberian Pertimbangan Kualitatif Calon Rektor Periode 2026–2030

1 Mei 2026 - 00:24 WIB

Empat bakal calon rektor UIN Ar-Raniry periode 2026-2030 memperlihatkan berkas visi-misi dan program kerja yang ditulis masing-masing bakal calon, yang akan diserahkan kepada Menag RI dalam rapat senat dalam rangka pemberian pertimbangan kualitatif, Kamis (30/4/2026)

Momentum Awal Mei, BKM Aceh Besar Relis 75 Nama Khatib Jumat

1 Mei 2026 - 00:07 WIB

Trending di News