Menu

Mode Gelap
Puan: Ambang Batas Parlemen 5 Persen Belum Jadi Keputusan Kenji Nishioka Dipanggil Timnas Filipina, Kalteng FC Bawa Nama ke Panggung ASEAN Rekaman CCTV Diduga Bocor, Bank Aceh Diadukan ke OJK dan BI Garuda dan SMSI Aceh Besar Membahas Masa Depan Konektivitas Aceh Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat

News

Layanan Kesehatan Bandara Jaga Kondisi Jemaah Sejak Langkah Pertama di Tanah Suci

badge-check


					Layanan Kesehatan Bandara Jaga Kondisi Jemaah Sejak Langkah Pertama di Tanah Suci Perbesar

MADINAH— Setibanya di Bandara AMAA Madinah, jemaah haji Indonesia langsung mendapatkan pemantauan kesehatan, terutama bagi mereka yang mengalami keluhan setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Air.

Berdasarkan rekap layanan kesehatan Daker Bandara per Senin (4/5/2026), tercatat 81 jemaah mendapatkan pemeriksaan kesehatan di bandara. Selain itu, 12 jemaah masuk dalam pencatatan observasi, 10 jemaah dirujuk ke KKHI Madinah, dan 10 jemaah lainnya dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi.

Petugas Kesehatan Bandara, Kadhafi, mengatakan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi jemaah dapat segera tertangani sejak titik kedatangan.

“Keluhan jemaah beragam, ada yang lemas, pusing, mual, sesak ringan, hingga membutuhkan observasi. Semua kami tangani sesuai kondisi masing-masing,” ujar Kadhafi di Madinah, Senin (4/5/2026).

Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdul Basir, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan petugas kesehatan menjadi bagian penting dalam pelayanan kedatangan jemaah.

“Kami ingin jemaah merasa aman sejak tiba di Tanah Suci. Jika ada keluhan kesehatan, petugas harus cepat hadir dan mengarahkan jemaah ke fasilitas kesehatan yang sesuai,” ujar Abdul Basir.

Menurutnya, koordinasi antara petugas kesehatan, petugas kloter, dan layanan bandara terus diperkuat agar setiap jemaah yang membutuhkan bantuan dapat segera ditangani.

“Begitu ada jemaah yang membutuhkan bantuan, petugas langsung berkoordinasi dengan tim kesehatan. Harapannya, penanganan bisa lebih cepat dan tepat,” jelasnya.

Di tengah padatnya arus kedatangan, petugas kesehatan bandara terus memperhatikan kondisi jemaah agar mereka dapat segera beristirahat dan melanjutkan ibadah dengan lebih tenang.

“Kesehatan jemaah adalah bagian penting dari kelancaran ibadah haji. Itu yang kami jaga sejak titik kedatangan pertama di bandara,” tandas Abdul Basir.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rekaman CCTV Diduga Bocor, Bank Aceh Diadukan ke OJK dan BI

22 September 2026 - 09:05 WIB

Garuda dan SMSI Aceh Besar Membahas Masa Depan Konektivitas Aceh

21 September 2026 - 19:31 WIB

Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru

20 September 2026 - 19:56 WIB

DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat

19 September 2026 - 22:59 WIB

AISZAWA 2026 di UIN Ar-Raniry, Rektor: Zakat dan Wakaf Harus Berdampak pada Masyarakat

18 September 2026 - 08:45 WIB

Trending di News