ACEH JAYA– Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) melakukan sosialisasi program Magister Kesehatan Masyarakat (S2 MKM) ke lima kabupaten/kota di Aceh sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan kemanfaatan akademik bagi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan respons terhadap visi Rektor USK periode 2026–2031 yang menekankan peran aktif perguruan tinggi sebagai katalisator pembangunan sumber daya manusia (SDM) hingga ke pelosok daerah.
Adapun lima daerah yang menjadi sasaran sosialisasi yakni Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, dan Aceh Singkil.
Kunjungan perdana dilaksanakan di RSUD Teuku Umar, Calang, Kabupaten Aceh Jaya. Pertemuan tersebut dihadiri Direktur RSU Aceh Jaya beserta jajaran manajemen dan perwakilan Dinas Kesehatan setempat. Diskusi berlangsung intensif dengan fokus pada pemetaan kebutuhan tenaga kesehatan serta sinkronisasi program pengembangan SDM dengan tantangan kesehatan di daerah.
Tim FK USK dipimpin oleh Dr. Said Usman, M.Kes., didampingi Dr. Irwan Saputra, S.Kep., M.K.M., Dr. Nasrul Z., S.T., M.Kes., Auliya Muksaimina, S.T. (administrasi akademik), serta Ikram, S.T. (teknisi).
Dalam kesempatan tersebut, Said Usman menegaskan bahwa penguatan SDM kesehatan di Aceh Jaya akan dilakukan secara komprehensif. Tidak hanya memperkenalkan program S2 MKM, tim juga membuka akses terhadap seluruh ekosistem pendidikan di FK USK.
“FK USK saat ini menaungi 36 program studi mulai dari magister, pendidikan dokter spesialis, subspesialis hingga doktor. Ini kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan daerah terhadap tenaga medis dan kesehatan masyarakat yang kompeten,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen memastikan RSUD Teuku Umar dan fasilitas kesehatan lainnya di Aceh Jaya memiliki tenaga medis berkualifikasi spesialis dan subspesialis, serta manajer kesehatan publik yang andal.
Sementara itu, Direktur RSU Aceh Jaya menyambut positif inisiatif tersebut, khususnya dalam membuka peluang bagi putra-putri daerah dan tenaga kesehatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi di FK USK.
Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mengurangi kesenjangan kualitas layanan kesehatan antara wilayah pusat dan daerah.
Dengan dukungan akademisi USK, pembangunan sektor kesehatan di Aceh Jaya diharapkan dapat berjalan lebih sistematis, mulai dari penguatan manajemen di Dinas Kesehatan hingga peningkatan layanan spesialistik di rumah sakit.
FK USK sendiri merupakan salah satu institusi pendidikan kedokteran terkemuka di Indonesia yang menyelenggarakan 36 program studi dari jenjang sarjana hingga doktor, dengan komitmen menghasilkan tenaga kesehatan profesional dan inovatif, khususnya untuk kemajuan layanan kesehatan di Aceh. []







