Menu

Mode Gelap
Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak Tujuh Pemain Lokal Dipertahankan Arema FC Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Puncak Bhayangkara Fest 2026, Sekda Aceh : Wujud Kokohnya Sinergi Polri dan Masyarakat

News

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

badge-check


					Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir Perbesar

JAKARTA – Kebutuhan masyarakat yang meningkat pada pertengahan tahun, terutama menjelang tahun ajaran baru, turut mendorong permintaan terhadap layanan pembiayaan cepat yang aman dan mudah diakses. Salah satu yang mengalami lonjakan signifikan adalah layanan gadai emas.

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat outstanding gadai emas mencapai Rp13 triliun dalam enam bulan terakhir, atau tumbuh 100 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan emas sebagai sumber likuiditas tanpa harus menjual aset yang dimiliki.

Mayoritas pengguna layanan gadai emas BSI berasal dari kalangan ibu rumah tangga. Mereka memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk biaya pendidikan anak.

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menyampaikan bahwa tren peningkatan ini menunjukkan perubahan pola pikir masyarakat terhadap emas. Tidak hanya sebagai instrumen investasi dan lindung nilai, emas kini juga menjadi solusi keuangan praktis saat membutuhkan dana cepat.

“Dengan proses yang mudah dan cepat, nilai taksiran yang kompetitif, biaya yang relatif lebih murah, serta dukungan layanan digital melalui aplikasi BYOND seperti reservasi, simulasi, hingga perpanjangan gadai, layanan ini semakin diminati,” ujar Anton.

BSI juga terus memperkuat ekosistem emas secara menyeluruh, mulai dari pembelian emas melalui BSI Emas, cicil emas, gadai emas, hingga transfer emas. Ekosistem ini dirancang agar masyarakat dapat mengoptimalkan manfaat kepemilikan emas, mulai dari tahap akumulasi hingga pemanfaatan saat dibutuhkan.

Selama semester pertama 2026, transaksi gadai emas BSI menunjukkan tren positif dengan rata-rata mencapai 120.000 transaksi per bulan. Layanan ini menjadi pilihan karena prosesnya yang cepat, aman, serta memberikan fleksibilitas bagi nasabah tanpa harus kehilangan potensi kenaikan nilai emas di masa depan.

Anton menegaskan, penguatan layanan gadai emas merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem emas nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Melalui ekosistem yang kuat dan terintegrasi, kami ingin menciptakan closed-loop ecosystem yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” katanya.

BSI optimistis, penguatan ekosistem emas ini akan meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya dalam memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi, perlindungan nilai aset, serta sumber likuiditas yang fleksibel. Dengan demikian, masyarakat dapat mengelola keuangan secara lebih bijak dan berkelanjutan, tanpa harus mengorbankan kepemilikan aset jangka panjang.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Termasuk Mahasiswa Korea Selatan dan Mahasiswa Program Double Degree

22 Juni 2026 - 16:23 WIB

Kisah Aulia Rizki, Anak Desa yang Raih Dua Gelar Magister dan Wakili Ribuan Wisudawan UIN Ar-Raniry

22 Juni 2026 - 16:21 WIB

Jamaah Haji Aceh Wafat di Pesawat Saat Pulang, Total Meninggal Capai 16 Orang

22 Juni 2026 - 11:51 WIB

Trending di News