Banda Aceh – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, komunitas Read Aloud Anak Banda Aceh bersama TBM (Taman Bacaan Masyarakat) RUMAN (Rumah Baca Aneuk Nanggroe) Aceh akan menggelar kegiatan literasi di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, pada Minggu (26/7/2026) pagi.
Mengusung tema “Tumbuh Bersama Buku; Menanamkan Value, Self-Help dan Spiritual Sejak Dini”, kegiatan ini ditujukan bagi anak usia 3 hingga 8 tahun.
Ketua Read Aloud Anak Banda Aceh, Nurul Haji, mengatakan kegiatan tersebut akan menghadirkan pembacaan buku nyaring (read aloud) dan sesi mendongeng.
“Insya Allah, Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kota Banda Aceh, Ibu Illiza Sa’aduddin Djamal akan membacakan buku secara nyaring kepada sekitar 100 anak peserta. Kegiatan akan dilanjutkan dengan storytelling oleh Agus Agandi,” ujar Nurul, Rabu (22/7/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengenalkan literasi dasar sejak usia dini, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan, kemandirian, serta kecerdasan spiritual sebagai bekal generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Nurul juga mengajak para orang tua untuk aktif terlibat dalam proses literasi anak.
“Membacakan buku secara rutin dalam suasana menyenangkan adalah bentuk kehadiran orang tua bagi anak, sekaligus cara efektif menumbuhkan minat baca sejak dini,” katanya.
Bersinergi di Lapak MIBARA
Sementara itu, Pendiri dan Pembina RUMAN Aceh, Ahmad Arif, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan digelar tepat di sebelah lapak wisata buku gratis MIBARA (Minggu Baca Rame-rame) yang rutin dilaksanakan setiap Minggu sejak 18 Mei 2014.
Ia menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat gerakan literasi di Aceh.
“Kami mengapresiasi setiap inisiatif kebajikan untuk masa depan yang lebih baik. Momentum Hari Anak Nasional tahun ini menjadi semakin spesial dengan adanya kolaborasi ini,” ujar Arif.
Ke depan, lanjutnya, kegiatan literasi serupa direncanakan akan digelar secara rutin setiap bulan di lokasi yang sama.
Arif menambahkan, sejak awal RUMAN Aceh berfokus pada penguatan literasi dasar, yaitu mengenalkan bacaan fisik serta menyediakan akses buku secara gratis bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, pada 18 Mei lalu MIBARA telah genap 12 tahun hadir di Blang Padang. Konsep membaca di ruang terbuka ini menjadi salah satu inisiatif awal yang kami kembangkan di Aceh,” pungkasnya.







