Padangsidimpuan — Program Doktor Studi Islam Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh melakukan visitasi akademik ke Program Doktor Studi Islam Pascasarjana UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Jumat (24/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik dan kerja sama antarlembaga pendidikan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN).
Rombongan Pascasarjana UIN Ar-Raniry disambut Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Prof Dr H Sumper Mulia Harahap MAg yang didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof Dr H Arbanur Rasyid MA serta Direktur Pascasarjana Prof Dr H Ibrahim Siregar MCL.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua Program Studi S3 (Doktor) Studi Islam Pascasarjana UIN Ar-Raniry Prof Dr Syamsul Rijal MAg yang didampingi Sekretaris Program Studi Dr Zubaidah MEd.
Dalam pertemuan tersebut, kedua program studi membahas berbagai aspek pengelolaan pendidikan doktor, mulai dari profil kelembagaan, visi dan misi program studi, tata kelola akademik, sistem penjaminan mutu internal, hingga pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Kedua program studi juga bertukar praktik baik dalam pengelolaan pendidikan doktor, percepatan penyelesaian studi mahasiswa, peningkatan kualitas disertasi, penguatan budaya riset, serta implementasi standar akreditasi dan penjaminan mutu berkelanjutan.
Prof Dr Syamsul Rijal mengatakan visitasi akademik tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi kelembagaan.
“Visitasi akademik ini menjadi momentum untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan membangun sinergi dalam meningkatkan daya saing pendidikan doktor di Indonesia,” ujarnya.
Selain penguatan tata kelola akademik, kedua pihak membahas peluang kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah bereputasi, pertukaran dosen dan mahasiswa, seminar internasional, serta pengabdian kepada masyarakat.
Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Prof Dr H Sumper Mulia Harahap, mengapresiasi kunjungan akademik tersebut.
Kolaborasi antarlembaga dinilai penting untuk memperkuat mutu akademik, inovasi pembelajaran, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tinggi Islam.
Kedua institusi kemudian menegaskan komitmen untuk mempererat kemitraan melalui berbagai program kolaboratif sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kerja sama tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi program doktor studi Islam terhadap pengembangan keilmuan Islam di tingkat nasional dan internasional.
Selain itu, jejaring antarpengelola Program Doktor Studi Islam di lingkungan PTKIN diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong terbentuknya asosiasi studi Islam yang melibatkan program-program studi sejenis di seluruh PTKIN. [ ]







