Menu

Mode Gelap
Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026 Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI: Belum Pernah Ada, Ini Pecah Rekor! ICW Desak Dewas Periksa Pimpinan KPK Buntut Yaqut Jadi Tahanan Rumah KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah Kak Na: Taqabalallah Minna wa Minkum, Maaf Lahir Batin, Selamat Berhari Raya Presiden Prabowo Subianto Shalat Idul Fitri di Aceh Tamiang, Gubernur dan Wagub Tampil bersama Sambut Kunjungan

News

Aceh Alami Deflasi 0,13 Persen pada Januari 2025

badge-check


					Ilustrasi Pasar Perbesar

Ilustrasi Pasar

ACEHSIBER.COM – Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, pada Januari 2025 terjadi deflasi sebesar 0,13 persen secara month to month (m-to-m) di lima kabupaten/kota yang dipantau, yaitu Aceh Tengah, Meulaboh, Aceh Tamiang, Banda Aceh, dan Lhokseumawe.

Kepala BPS Provinsi Aceh Ahmadriswan Nasution mengatakan beberapa komoditas yang dominan memberikan andil terhadap deflasi tersebut di antaranya tarif listrik, tomat, angkutan udara, jeruk nipis, dan labu siam.

“Namun, secara year on year (y-on-y), Aceh mengalami inflasi sebesar 1,61 persen,”kata Ahmadriswan Nasution Senin, 3 Februari 2025.

Komoditas utama yang menjadi penyumbang inflasi tahunan adalah cabai merah, emas perhiasan, tarif air minum PAM, minyak goreng, dan sigaret kretek mesin.

Dari lima daerah yang dihitung, hanya Kabupaten Aceh Tengah dan Kota Lhokseumawe yang mengalami inflasi bulanan, sementara tiga daerah lainnya mencatat deflasi.

“Untuk inflasi tahunan, seluruh daerah mengalami kenaikan harga dengan Kota Lhokseumawe sebagai daerah dengan inflasi tertinggi,”katanya. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026

23 Maret 2026 - 01:15 WIB

Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI: Belum Pernah Ada, Ini Pecah Rekor!

23 Maret 2026 - 00:09 WIB

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

22 Maret 2026 - 23:35 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026

19 Maret 2026 - 20:35 WIB

Mendagri: Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Atasi Backlog Perumahan

19 Maret 2026 - 13:43 WIB

Trending di News