Menu ✖

Mode Gelap
Filolog UIN Ar-Raniry Dorong Kebudayaan Jadi Investasi Masa Depan Lhokseumawe Tak Cukup Ijazah, UIN Ar-Raniry Dorong Lulusan Miliki Sertifikat Kompetensi MQK Sumbang Emas Perdana UIN Ar-Raniry di PKM IV PTKIN Se-Sumatera DPR Minta Pemeriksaan Ombudsman di Lapas Cibinong Tak Diintervensi DPR Minta Aparat Ungkap Kematian Taruna Poltekpel Malahayati Perubahan APBK 2026 Sabang Disepakati Pemko dan DPRK

Uncategorized

Aceh Besar Siapkan 200 Hektare Lahan Jagung di Kuta Cot Glie

badge-check


					Jakfar, SP, M.Si (Kadis Pertanian Aceh Besar), Bustaman Juned (Dan Bus) Ketua Harian Commando Independen Aceh Besar, Ir. Saiful Anwar bersama Tim Ekonomi Aceh Besar, serta ahli pertanian Ivan Mirza dan Hidayat R (Cut Lem) meninjau lokasi persiapan lahan jagung di Gampong Bung Simet, Lampakuk, Aceh Besar, Sabtu (24/5/2025). Perbesar

Jakfar, SP, M.Si (Kadis Pertanian Aceh Besar), Bustaman Juned (Dan Bus) Ketua Harian Commando Independen Aceh Besar, Ir. Saiful Anwar bersama Tim Ekonomi Aceh Besar, serta ahli pertanian Ivan Mirza dan Hidayat R (Cut Lem) meninjau lokasi persiapan lahan jagung di Gampong Bung Simet, Lampakuk, Aceh Besar, Sabtu (24/5/2025).

ACEH BESAR-Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memulai langkah strategis di sektor pertanian melalui pembukaan lahan budidaya jagung seluas 200 hektare di Gampong Bung Simet, Kemukiman Lampakuk, Kecamatan Kuta Cot Glie.

Program ini menjadi bagian dari implementasi visi-misi Bupati H. Muharram Idris dan Wakil Bupati Drs. H. Syukri A. Jalil dalam mendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Inisiatif pembukaan lahan ini digagas oleh Ketua Harian Commando Independen Aceh Besar, Bustaman Juned (Dan Bus), dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

Sabtu (24/5/2025), Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Jakfar, SP, M.Si, bersama Ir. Saiful Anwar dan Tim Ekonomi Aceh Besar meninjau langsung lokasi pembukaan lahan di kawasan perbukitan Bung Simet. Turut hadir ahli pertanian Ivan Mirza dan Hidayat R (Cut Lem), serta Ketua Harian Commando Independen Aceh Besar, Bustaman Juned.

“Peninjauan ini merupakan bagian dari survei untuk memastikan kesiapan dan luas lahan yang akan dikembangkan. Data ini penting bagi calon mitra/investor yang akan menanamkan modal dalam pengembangan jagung di Aceh Besar,” jelas Jakfar.

Ia menambahkan bahwa budidaya jagung akan dikelola oleh investor swasta dengan melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja dan mitra. Pemerintah daerah akan berperan sebagai fasilitator dan penyedia dukungan teknis.

Sementara itu, Bustaman Juned menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari realisasi janji politik pasangan kepala daerah saat Pilkada 2024. “Kemitraan ini adalah titik awal mewujudkan ketahanan pangan yang berdampak langsung pada ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Tim Ekonomi Aceh Besar, Ir. Saiful Anwar, menyebutkan lokasi Bung Simet dipilih sebagai pilot project setelah dilakukan survei di berbagai wilayah Aceh Besar.

“Ke depan, program ini akan diperluas ke daerah lain. Targetnya, Aceh Besar menjadi sentra jagung terbesar di Aceh untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

28 September 2026 - 20:45 WIB

MTQ Julok Lahirkan Bibit Berkualitas

25 September 2026 - 20:33 WIB

Baleg DPR Soroti Warga Kehilangan Tanah, Wacanakan Pengadilan Agraria

13 September 2026 - 13:44 WIB

TVRI Rumahkan 17 Kontributor di Aceh, Empat Asosiasi Pers Layangkan Protes

12 September 2026 - 14:31 WIB

Dua Jam Tanpa Sekat, Syech Muharram Titip Pesan kepada SMSI Aceh Besar

10 September 2026 - 13:30 WIB

Trending di Uncategorized