Menu

Mode Gelap
MoU Helsinki Tak Kunjung Tuntas, Jangan Tunggu Gejolak Aceh Membesar Bella Salsabila, Mahasiswa Disabilitas UIN Ar-Raniry, Beradu Akting dengan Aktor Senior di Film Layar Lebar Rektor UIN Ar-Raniry dan Istri Dipeusijuek, Awali Amanah Periode 2026-2030 Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh Minta Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 21 Tahun Damai Aceh, Rektor UIN Ar-Raniry: Pembangunan Hanya Bisa Berjalan Tanpa Konflik Komisi X Dorong Anggaran Pendidikan 2027 Perkuat Kesejahteraan Guru

News

Bella Salsabila, Mahasiswa Disabilitas UIN Ar-Raniry, Beradu Akting dengan Aktor Senior di Film Layar Lebar

badge-check


					Bella Salsabila Perbesar

Bella Salsabila

BANDA ACEH — Bella Salsabila, mahasiswa penyandang disabilitas Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, terpilih menjadi salah satu pemeran dalam film layar lebar Istimewa yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 17 September 2026.

Advertisements
Ad 33

Bella merupakan mahasiswa semester enam Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry. Keterlibatannya dalam produksi film nasional tersebut menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkiprah dan berprestasi di industri kreatif.

Dalam film Istimewa, Bella beradu akting dengan sejumlah aktor senior Indonesia, di antaranya Mathias Muchus dan Agus Kuncoro. Film tersebut mengangkat tema kemanusiaan, kesetaraan, dan inklusi, sekaligus menghadirkan ruang representasi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas di layar lebar.

Ketua Unit Layanan Disabilitas (ULD) UIN Ar-Raniry, Harri Santoso, MEd, mengatakan capaian Bella menunjukkan pentingnya akses pendidikan yang inklusif dalam membuka peluang bagi mahasiswa disabilitas untuk mengembangkan potensi mereka.

“Ini adalah pembuktian bahwa ketika aksesibilitas dan kesempatan diberikan secara adil, mahasiswa disabilitas mampu menembus batas-batas yang selama ini dianggap mustahil. Kami di ULD berkomitmen memastikan setiap mahasiswa disabilitas memperoleh hak dan ruang yang sama untuk berkembang serta mengukir prestasi,” ujar Harri.

Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry, Dr Nashriyah, menilai keberhasilan Bella menjadi momentum untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap penyandang disabilitas.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa disabilitas bukanlah hambatan, melainkan bagian dari keragaman potensi yang perlu diberi ruang untuk tumbuh. Kesempatan yang setara akan melahirkan lebih banyak talenta yang mampu berkiprah di tingkat nasional,” katanya.

Keberhasilan Bella juga mencerminkan komitmen UIN Ar-Raniry dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif. Melalui Unit Layanan Disabilitas dan berbagai kebijakan pendukung, kampus terus berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang ramah, setara, dan memberi ruang bagi seluruh mahasiswa untuk mengembangkan potensi sesuai minat dan kemampuan.

Komitmen tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan.

Bagi UIN Ar-Raniry, keberhasilan Bella tidak hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga menunjukkan bahwa pendidikan inklusif mampu membuka jalan bagi mahasiswa untuk berkontribusi dan bersaing di tingkat nasional.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rektor UIN Ar-Raniry dan Istri Dipeusijuek, Awali Amanah Periode 2026-2030

17 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh Minta Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh

17 Agustus 2026 - 15:39 WIB

KPPI Aceh Naik Trans Kutaraja, Serap Aspirasi Penumpang soal Layanan Gratis

16 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Wali Kota Sabang Kukuhkan 23 Paskibraka 2026, Siap Emban Tugas Kibarkan Sang Merah Putih

15 Agustus 2026 - 22:25 WIB

MUQ Aceh Selatan Jadi Rujukan, Pesantren Ar-Risalah Aceh Tamiang Pelajari Tata Kelola dan Program Pendidikan

15 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Trending di News