Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

Pemerintahan

Bunda PAUD Aceh Usulkan Pertemuan dengan Presiden Prabowo, Dorong Perhatian Lebih untuk Guru PAUD dan Pendidikan PAUD

badge-check


					Bunda PAUD Aceh Usulkan Pertemuan dengan Presiden Prabowo, Dorong Perhatian Lebih untuk Guru PAUD dan Pendidikan PAUD Perbesar

Yogyakarta – Bunda PAUD Aceh, Ny. Marlina Muzakir, yang juga istri Gubernur Aceh Muzakir Manaf, mengusulkan adanya pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto guna mendorong perhatian lebih besar terhadap kesejahteraan dan kapasitas guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Senin, 4 Mei 2026.

Hal tersebut disampaikan Ny. Marlina saat melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka memperkuat sinergi dan pembelajaran lintas daerah terkait pola asuh anak usia dini, khususnya dalam pengelolaan daycare dan lembaga PAUD.

Dalam kunjungan tersebut, Ny. Marlina bersama rombongan pengurus PAUD Aceh diterima oleh istri Wakil Gubernur DIY sekaligus Wakil Ketua Pokja PAUD DIY, Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Paku Alam X, beserta jajaran pengurus dan perwakilan pemerintah daerah.

Ny. Marlina menegaskan bahwa penguatan sektor PAUD tidak dapat dilepaskan dari peran sentral para guru dan pengasuh yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.

“Kami melihat masih banyak guru PAUD yang membutuhkan perhatian, baik dari sisi kesejahteraan maupun peningkatan kapasitas. Karena itu, kami mengusulkan agar ada ruang komunikasi langsung dengan Presiden, agar isu ini bisa menjadi perhatian nasional,” ujar Ny. Marlina.

Ia juga menyoroti bahwa pengasuhan anak usia dini tidak cukup hanya berfokus pada aspek pembelajaran, tetapi harus mencakup pendekatan yang holistik, termasuk aspek emosional, perlindungan, dan lingkungan yang aman bagi anak.

Lebih lanjut, Ny. Marlina menyinggung kasus daycare yang terjadi di Aceh dan Yogyakarta dalam beberapa waktu terakhir sebagai refleksi bersama. Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai musibah besar yang harus menjadi momentum pembenahan sistem pengasuhan anak.

“Ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Pengawasan harus diperkuat, pendampingan harus berkelanjutan, dan kualitas tenaga pengasuh harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Paku Alam X menyampaikan bahwa Pokja PAUD DIY memiliki program unggulan berbasis nilai-nilai ke-Yogyakartaan yang terus disosialisasikan ke seluruh lembaga PAUD sebagai upaya membentuk karakter anak sejak dini.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pemenuhan aspek administratif, seperti perizinan, dengan kualitas pengasuhan di lapangan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara Aceh dan DIY dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD dan daycare, sekaligus mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada guru dan pengasuh sebagai fondasi utama pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat sinergi melalui peningkatan kapasitas pengurus Pokja PAUD, tenaga pendidik, serta pengasuh, termasuk melalui pelatihan, pertukaran praktik baik, dan penguatan sistem pengawasan.

Terkait pertemuan dengan Presiden, Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Paku Alam X setuju dengan usulan Bunda Paud Aceh. Dia juga berharap hal serupa agar ada perbaikan guru dan pendidikan PAUD yang lebih baik di Indonesia.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026

24 Juni 2026 - 23:58 WIB

Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam

23 Juni 2026 - 14:35 WIB

Puncak Bhayangkara Fest 2026, Sekda Aceh : Wujud Kokohnya Sinergi Polri dan Masyarakat

23 Juni 2026 - 12:30 WIB

Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah

23 Juni 2026 - 12:25 WIB

Pemerintah Aceh Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut dari BPK RI

22 Juni 2026 - 12:36 WIB

Trending di Pemerintahan