Menu

Mode Gelap
Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Total Rp175 Juta, Abeh Ubee Abeh! Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

News

Haji Uma Puji Cara Kapolda Aceh Kendalikan Situasi saat Demo

badge-check


					Haji Uma Puji Cara Kapolda Aceh Kendalikan Situasi saat Demo Perbesar

BANDA ACEH — Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, memberikan apresiasi kepada Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah dan jajarannya atas keberhasilannya dalam mengendalikan situasi saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Haji Uma saat melakukan audiensi dengan Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah di Mapolda Aceh, Rabu, 3 September 2025.

Sebagai anggota Komite I DPD RI yang membidangi politik, hukum, dan keamanan, Haji Uma menilai langkah yang dilakukan Polda Aceh dalam mengawal jalannya aksi demonstrasi patut menjadi contoh. Menurutnya, kepolisian di bawah kepemimpinan Brigjen Pol Marzuki mampu menghadirkan rasa aman sekaligus menjaga iklim demokrasi tetap sehat.

“Saya memberikan apresiasi kepada Kapolda Aceh dan seluruh jajaran atas terciptanya situasi kondusif dalam mengamankan aksi demokrasi yang terjadi beberapa waktu lalu. Ini merupakan langkah luar biasa dan terobosan inovatif dari Polda Aceh dalam merangkul masyarakat, berkolaborasi dengan para pendemo, sehingga tidak terjadi hal-hal anarkis maupun kerusakan fasilitas umum,” ujar Haji Uma.

Ia juga menyoroti pendekatan humanis yang dilakukan Polda Aceh. Salah satu contohnya adalah bagaimana komunitas Sahabat Ojol yang awalnya berniat melakukan aksi, justru mendapatkan perhatian berupa bantuan beras dari Polda Aceh.

Menurut Haji Uma, tindakan sederhana itu berdampak besar dalam mencairkan suasana serta membangun kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat.

“Ini luar biasa dan perlu dicontoh oleh daerah lain. Cara ini juga bisa menjadi motivasi bahwa merangkul masyarakat harus mengedepankan naluri, perasaan, dan rasa kemanusiaan. Dengan begitu, terjalin ikatan emosional yang positif antara masyarakat dan kepolisian,” tambahnya.

Haji Uma menegaskan, kehadiran polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga pengayom, pelindung, serta sahabat masyarakat. Ia berharap pendekatan yang dilakukan Kapolda Aceh dapat terus berlanjut sehingga citra Polri semakin baik, bukan hanya di mata masyarakat Aceh, tetapi juga Indonesia secara umum.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Bank Aceh Syariah dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

5 Mei 2026 - 21:56 WIB

Trending di News