Menu

Mode Gelap
Warul Walidin dalam Kenangan Mujiburrahman: Guru Bangsa dan Rektor Senior UIN Ar-Raniry Menag Nasaruddin Umar Dorong UIN Ar-Raniry Jadi Pusat Peradaban Islam Modern BMKG: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Terlihat dari Indonesia Wamenkomdigi Ingatkan Ancaman “Harvest Now, Decrypt Later” di Era Komputasi Kuantum Pemerintah Alokasikan Rp18,9 Triliun untuk Gaji PPPK di 546 Daerah Kemenpora Pastikan Persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 Didukung Penuh Presiden

Politik

Komisi XII Dukung Kuwait Investasi Migas

badge-check


					Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya dalam agenda resmi Komisi XII DPR RI saat menerima kunjungan kehormatan Dubes Indonesia untuk Kuwait, Lena Maryana di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (7/1/2025). Foto : Devi/Andri Perbesar

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya dalam agenda resmi Komisi XII DPR RI saat menerima kunjungan kehormatan Dubes Indonesia untuk Kuwait, Lena Maryana di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (7/1/2025). Foto : Devi/Andri

ACEHSIBER.COM – Peningkatan investasi, khususnya dalam sektor migas, menjadi perhatian utama Komisi XII DPR RI untuk mewujudkan swasembada energi.

Hal ini disampaikan dalam agenda resmi Komisi XII DPR RI saat menerima kunjungan kehormatan Dubes Indonesia untuk Kuwait, Lena Maryana.

Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama dengan ‘Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company’ (KUFPEC), yang berencana menginvestasikan hingga 10 miliar USD di sektor migas Indonesia.

Dalam wawancara usai pertemuan yang berlangsung di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (7/1/2025), Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menyambut baik peluang investasi dari Kuwait.

Investasi ini dinilai selaras dengan target pemerintah untuk merealisasikan swasembada energi sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% dalam lima tahun ke depan melalui investasi sebesar Rp 13.528 triliun.

“Sebagai komisi yang membidangi energi, swasembada energi merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo yang harus kita dukung. Masuknya investasi ini menjadi peluang baik bagi Indonesia, termasuk dalam mendukung realisasi target swasembada energi,” ujar Bambang, yang turut didampingi Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto.

Bambang menjelaskan bahwa pemerintah, melalui SKK Migas, telah membuka beberapa blok migas untuk investasi. Saat ini, Kuwait telah memperoleh dua blok dan sebelumnya telah berinvestasi di Blok Natuna. Bambang menegaskan pentingnya memfasilitasi akselerasi investasi dari Kuwait agar lebih masif dan konkret.

“Kami siap hadir sebagai problem solver untuk mencarikan solusi atas kendala investasi, tidak hanya menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan,” tegas legislator Fraksi Partai Golkar tersebut.

Bambang juga menambahkan, berdasarkan skema Kementerian Investasi, pertumbuhan investasi diproyeksikan mencapai Rp 3.000 triliun pada 2027, dengan grafik yang terus meningkat sejak 2025. “Kami menyambut baik peluang investasi dari Kuwait sebagai bagian dari upaya mencapai target ini,” tambahnya.

Sementara itu, Dubes Indonesia untuk Kuwait, Lena Maryana, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Komisi XII DPR RI. Menurut Lena, KUFPEC, sebagai perusahaan migas milik negara Kuwait, berkomitmen untuk berinvestasi hingga 10 miliar USD di Indonesia, dengan tahap awal sebesar 1 miliar USD.

“Tawaran investasi ini sangat positif, terutama untuk mendukung target lifting minyak sebesar 1 juta barel per hari hingga 2030. Indonesia harus menjemput bola karena investasi ini juga berkontribusi pada pencapaian target pertumbuhan ekonomi hingga 8%,” ujar Lena.

Lena menjelaskan bahwa KUFPEC telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1980-an dan memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya energi dan gas. “Kami berharap rencana investasi ini didukung penuh oleh DPR dan pemerintah, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi sektor energi nasional,” pungkasnya. []

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nurdiansyah Alasta Bidik Ketua Demokrat Aceh

10 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Komisi III Kawal Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri

8 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Titik Api Terus Berulang, Legislator Desak Kemenhut Ubah Strategi Karhutla

8 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Dewan Terima Dokumen R-KUA-PPAS APBK Banda Aceh 2027 dari Eksekutif

4 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Jadi Tantangan

30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Trending di Politik