Menu

Mode Gelap
Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman

News

Menhut Minta FJL Kawal 20.000 Ha Lahan Presiden Prabowo untuk Konservasi Gajah

badge-check


					Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni Bersama Koordinator FJL, Munandar [Dok Acehsiber.com] Perbesar

Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni Bersama Koordinator FJL, Munandar [Dok Acehsiber.com]

ACEHSIBER.COM – Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, meminta Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) untuk ikut serta mengawal lahan hibah dari Presiden Prabowo Subianto untuk program konservasi Gajah Sumatera.

Sebelumnya, Prabowo menyatakan bakal menyumbangkan lahan seluas 20.000 ha untuk areal konservasi Gajah Sumatera, yang akan dikelola oleh WWF atau World Wide Fund for Nature.

Komitmen itu disampaikan Presiden saat bertemu dengan Raja Inggris, Raja Charles III di London, Inggris pada November lalu yang kemudian dilaporkan kepada para menteri hingga kepala badan di sidang kabinet paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/12).

Kepedulian Prabowo terhadap lingkungan terlihat dalam salah satu program prioritasnya memimpin Kabinet Merah Putih, di mana menjamin pelestarian lingkungan hidup menjadi satu dari 17 program prioritas yang diusung dalam kepemimpinannya.

“Tolong bantu dikawal ya. Areal lahan hibah seluas 20.000 ha ini ada di Aceh Utara, Bener Meriah dan Aceh Tengah. Untuk perlindungan Gajah Sumatera,” ucap Menhut Raja Juli saat bertemu Koordinator FJL, Munandar dalam kunjungan kerja ke Conservation Response Unit (CRU) DAS Peusangan, Bener Meriah, Aceh, Kamis (19/12).

Raja Antoni mengatakan saat ini roadmap sedang diproses, dan ditargetkan akan selesai pada April. Ia menuturkan berbagai aspek sedang ditelaah, terkait habitat, ekologi hingga aspek sosial.

“Menjelang April nanti, WWF dan Dirjen Konservasi KSDAE akan terus berkoordinasi untuk memastikan niat baik Pak Presiden kita ini akan terimplementasikan dengan baik, menjadi contoh yang baik bagi rakyat Indonesia, bagaimana kita harus mencintai binatang, jaga lingkungan kita, jaga hutan kita agar lestari, tapi juga menjadi sumber kesejahteraan masyarakat,” jelas Raja Antoni.

Sementara itu, Koordinator FJL, Munandar mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk ikut serta mengawal program tersebut hingga lahan yang dimaksud benar-benar terealisasi.

“Kita berharap (proses) hibah tersebut segera terealisasi, demi penyelamatan Gajah Sumatera yang selama ini terus tertekan akibat alih fungsi lahan dan aktivitas illegal kehutanan lainnya,” kata Munandar. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru

20 September 2026 - 19:56 WIB

DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat

19 September 2026 - 22:59 WIB

AISZAWA 2026 di UIN Ar-Raniry, Rektor: Zakat dan Wakaf Harus Berdampak pada Masyarakat

18 September 2026 - 08:45 WIB

FAH UIN Ar-Raniry Luluskan 122 Sarjana, Dekan: Gelar Akademik Adalah Amanah

18 September 2026 - 08:41 WIB

ASSA 2026 Dibuka, Acer Dorong Sekolah dan Guru Kuasai AI

17 September 2026 - 22:18 WIB

Trending di News