Menu

Mode Gelap
Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI! Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital

Politik

Mualem Harus Pilih Sekda Aceh yang Tegas dan Loyal

badge-check


					Mualem bersama Dek Fad Perbesar

Mualem bersama Dek Fad

ACEHSIBER.COM – Direktur Eksekutif Forum Bina Aceh (For-Bina), Muhammad Nur, SH, menegaskan pentingnya pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) yang tepat jika nanti Mualem Dek Fad resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2024-2029.

Menurutnya, Sekda yang akan menjabat harus memiliki integritas, bersikap tegas, dan loyal kepada pimpinan demi menjalankan pemerintahan yang efektif.

“Tugas utama Sekda nanti adalah meluruskan jumlah pokok pikiran (pokir) anggota Dewan. Jangan sampai anggaran SKPA habis hanya untuk pokir, karena itu akan sangat merugikan pembangunan daerah,” ujar Muhammad Nur dalam keterangannya, Kamis (19/12).

Ia menekankan bahwa alokasi pokir tidak boleh melebihi Rp600 miliar, yang dibagi secara adil untuk 81 anggota DPRA. Ia mengingatkan agar Dewan tidak hanya mengejar pengembalian modal politik dalam waktu singkat. “Sikap rakus seperti ini sangat berbahaya bagi pembangunan ekonomi masyarakat dan daerah,” tegasnya.

Muhammad Nur juga mengingatkan agar Sekda tidak terlibat dalam praktik-praktik yang merugikan pimpinan daerah. Ia menilai logika anggaran harus sejalan dengan visi dan misi kepala daerah. “Kami akan mengawasi dengan seksama perilaku anggota Dewan dan Sekda dalam perencanaan anggaran. Jangan sampai dana APBA dan Otsus hanya dinikmati oleh kelompok tertentu, sementara pembangunan dan kesejahteraan masyarakat terabaikan,” tambahnya.

Ia berharap Mualem Dek Fad memahami pengelolaan anggaran secara utuh, termasuk mencegah terjadinya Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) yang setiap tahun melebihi 50 persen. “Sekda yang terpilih harus mampu merespons pengurangan anggaran Otsus Aceh dengan langkah strategis untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” pungkas Muhammad Nur.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PDIP: Urus Saja Persoalan Listrik Mati, Jangan Nyinyir!

20 Juni 2026 - 12:50 WIB

Aceh Singkil–Subulussalam Dinilai Layak Jadi Satu Dapil DPRA

17 Juni 2026 - 13:26 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bersama NU Dukung Penegakan Syariat Islam oleh Walikota

7 Juni 2026 - 23:20 WIB

Istana Buka Suara Isu Purbaya Mundur dari Menteri Keuangan

5 Juni 2026 - 00:54 WIB

PBA Sebut Elit Aceh Sibuk Kejar Kekayaan

3 Juni 2026 - 13:45 WIB

Trending di Politik