Menu

Mode Gelap
DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang

Politik

Nyak Dhien Gajah Kritik Kepala BPKA Soal Perjalanan Dinas

badge-check


					Aktivis Aceh sekaligus mantan tahanan politik dan narapidana politik, Nasruddin yang akrab disapa Nyak Dhien Gajah Perbesar

Aktivis Aceh sekaligus mantan tahanan politik dan narapidana politik, Nasruddin yang akrab disapa Nyak Dhien Gajah

BANDA ACEH— Aktivis Aceh sekaligus mantan tahanan politik dan narapidana politik, Nasruddin yang akrab disapa Nyak Dhien Gajah, melontarkan kritik pedas kepada Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA).

Menurut Nyak Dhien Gajah, BPKA dinilai tidak konsisten dalam menggunakan anggaran, terutama terkait pelayanan langsung kepada masyarakat. Ia menyoroti pernyataan BPKA yang menyebutkan tidak ada anggaran untuk membayar kebutuhan pelayanan masyarakat, namun di sisi lain pejabat BPKA justru rutin melakukan perjalanan ke luar daerah.

“Kepala BPKA sebulan bisa dua kali ke Jakarta. Dari mana anggaran untuk itu? Kaban dan stafnya hampir tiap bulan ke kota luar dengan alasan koordinasi. Dari mana anggarannya?” tegas Nyak Dhien Gajah kepada awak media, Jumat (18/7/2025).

Ia meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kepolisian, dan Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya untuk turun tangan mengawasi penggunaan anggaran di BPKA.

Nyak Dhien Gajah juga menyoroti lemahnya kepedulian BPKA dalam mendukung pelayanan publik di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)/Samsat. Menurutnya, baru setelah enam bulan berjalan, BPKA mulai melakukan pembayaran kebutuhan rutin seperti BBM, ATK, minyak genset, alat kebersihan, dan pemeliharaan kecil Samsat, yang seharusnya mendukung pelayanan langsung ke wajib pajak.

“Anggaran itu kan sudah jelas ada di DPA BPKA. Tapi malah sibuk dengan urusan lobby ke Jakarta hanya untuk mempertahankan jabatan Eselon II. Sering ke Jakarta pun hanya menghadiri acara yang sebenarnya bisa diwakilkan oleh bidang teknis,” ujarnya.

Nyak Dhien berharap Gubernur Aceh segera menghantikan Kepala BPKA karena di nilai tidak bekerja dengan baik.

“Kami berharap adanya penyegaran ditubuh birokrasi, khususnya di BPKA, segera gantikan kepala BPKA, tambahnya.

Nyak Dhien Gajah menduga perjalanan ke Jakarta lebih banyak terkait dengan upaya memperpanjang jabatan melalui jaringan di Kementerian Dalam Negeri.

“Kami minta BPK benar-benar mengawasi, supaya anggaran rakyat jangan habis untuk perjalanan pejabat yang tidak produktif. Prioritaskan pelayanan ke masyarakat,” pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VIII Dorong Penguatan Layanan Haji di Daerah

18 September 2026 - 13:32 WIB

DPRK Terima Raqan Perubahan APBK Banda Aceh 2026, Belanja Naik 19,67 Persen

14 September 2026 - 22:31 WIB

Tgk Muharuddin Raih SMSI Aceh Award 2026, Dinilai Responsif Perjuangkan Kepentingan Aceh

6 September 2026 - 21:23 WIB

Terima Kunjungan PLN, Ketua DPRK Banda Aceh Minta Antisipasi Krisis Listrik Saat Bencana

4 September 2026 - 23:25 WIB

Komisi III DPR Kawal UU Perampasan Aset agar Tak Jadi Alat Kekuasaan

31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Trending di Politik