BANDA ACEH – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi memimpin tradisi pelepasan Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo di Markas Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Senin (19/10/2026). Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian Joko Hadi Susilo selama menjabat sebagai Pangdam IM.
Tradisi pelepasan berlangsung khidmat dengan diawali pengalungan kain tenun adat khas Aceh oleh Agam dan Inong Aceh kepada Joko Hadi Susilo beserta istri. Prosesi itu menjadi simbol penghormatan dan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Tanah Rencong.
Suasana semakin semarak dengan penampilan Tari Kolaborasi Pemulia yang sarat nilai budaya dan penghormatan. Selanjutnya, Joko Hadi Susilo beserta istri melewati lorong pengantaran dan Pedang Pora sebagai simbol penghargaan dari keluarga besar Kodam Iskandar Muda atas kepemimpinan dan pengabdian selama bertugas.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penghormatan jajar dari regu jaga kesatrian serta penerimaan laporan dari Pos 1. Sebelum meninggalkan Makodam IM, Joko Hadi Susilo memberikan penghormatan di depan gerbang markas sebelum secara resmi dilepas menuju kediaman.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Inspektur Kodam Iskandar Muda, para asisten Kasdam IM, kepala badan pelaksana Kodam IM, komandan satuan jajaran Kodam IM beserta istri, serta prajurit dan pegawai negeri sipil di lingkungan Kodam Iskandar Muda. Suasana haru mewarnai prosesi tersebut sebagai wujud kebersamaan dan penghormatan atas pengabdian pejabat lama.
Tradisi pelepasan itu menandai berakhirnya masa tugas Joko Hadi Susilo sebagai Pangdam IM sekaligus menjadi bagian dari pergantian kepemimpinan kepada Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi. Estafet kepemimpinan tersebut diharapkan menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas, memperkuat soliditas satuan, serta melanjutkan pengabdian Kodam Iskandar Muda kepada bangsa dan negara.







