Menu ✖

Mode Gelap
Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dan Kuasai Bahasa Korea UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing Polisi Tangkap Pria 52 Tahun dalam Kasus Penggelapan Yamaha Aerox Stefano Cugurra Jadi Pelatih Baru Semen Padang FC Prodi SKI UIN Ar-Raniry Bersama BPK Aceh Rawat 4 Situs Cagar Budaya Buka Turnamen Piala Rektor 2026, Rektor UIN Ar-Raniry Ingatkan Sportivitas dan Waktu Salat

Pemerintahan

Pemerintah Aceh Berkomitmen Dukung Percepatan Ekspor Komoditas Unggulan

badge-check


					BANDA ACEH – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh M Nasir, membuka secara resmi Sosialisasi Percepatan Ekspor (Go-Ekspor) Komoditas Hewan, Ikan dan tumbuhan, di Aula Kyriad Muraya Hotel, Kamis (22/5/2025). Perbesar

BANDA ACEH – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh M Nasir, membuka secara resmi Sosialisasi Percepatan Ekspor (Go-Ekspor) Komoditas Hewan, Ikan dan tumbuhan, di Aula Kyriad Muraya Hotel, Kamis (22/5/2025).

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh telah merumuskan berbagai langkah sebagai bentuk komitmen mendukung upaya percepatan ekspor komoditas unggulan di Bumi Serambi Mekah.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt Sekretaris Daerah Aceh M Nasir, dalam sambutannya pada Sosialisasi Percepatan Ekspor (Go-Ekspor) Komoditas Hewan, Ikan dan tumbuhan, di Aula Kyriad Muraya Hotel, Kamis (22/5/2025).

“Pemerintah Aceh berkomitmen mendukung upaya percepatan ekspor komoditas unggulan Aceh. Berbagai langkah telah dan terus dilakukan, di antaranya Penyederhanaan prosedur perizinan ekspor dan Pelayanan terpadu satu pintu dan peningkatan layanan karantina,” ujar Ma Nasir.

“Pemerintah Aceh juga terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku usaha ekspor, mempromosikan produk Aceh melalui misi dagang dan pameran internasional, serta memperkuat kolaborasi antarinstansi baik pusat maupun daerah,” sambung M Nasir.

Plt Sekda menambahkan, Pemerintah Aceh meyakini, bahwa keberhasilan ekspor komoditas hewan, ikan dan tumbuhan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Aceh.

M Nasir menjelaskan, keberhasilan komoditas ekspor akan turut meningkatkan nilai tambah dan pendapatan daerah, Mendorong diversifikasi ekspor, agar kita tidak hanya bergantung pada bahan bakar mineral, Memperluas akses ke pasar non tradisional di Timur Tengah, Eropa, dan kawasan ASEAN.

“Selain itu, peningkatan komoditas ekspor juga turut berimbas pada peningkatan kapasitas pelaku usaha dan UMKM ekspor, tentu saja melalui pemahaman prosedur teknis serta mengakselerasi pengembangan industri olahan komoditas lokal menjadi produk bernilai tambah tinggi,” kata M Nasir.

Karena itu, Plt Sekda menyambut baik kegiatan sosialisasi Go Ekspor hari ini, karena dapat menjadi wadah edukasi dan sinergi.

“Kita berharap, melalui kegiatan ini, pelaku usaha di Aceh semakin memahami standar internasional, prosedur karantina, hingga regulasi teknis yang menjadi syarat dalam kegiatan ekspor. Sosialisasi ini juga membuka ruang kolaborasi antara pelaku usaha, regulator, serta institusi pendukung ekspor,” kata Plt Sekda.

Ekspor adalah Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Plt Sekda meyakini, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah besar untuk mempercepat transformasi ekonomi Aceh menuju arah yang lebih produktif, lebih kompetitif dan lebih berdaya saing.

M Nasir mengungkapkan, saat ini perekonomian Aceh menghadapi tantangan yang tidak ringan. Berdasarkan data BPS per April 2025, inflasi year-on-year tercatat sebesar 3,11 persen, dengan inflasi bulanan sebesar 1,61 persen. Angka ini naik dibandingkan Maret 2025, yang mencatat inflasi sebesar 1,53 persen.

Kondisi ini ditambah lagi dengan kondisi Aceh yang masih tergantung dengan transfer dana dari Pemerintah Pusat. Ini menunjukkan pentingnya mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meredam tekanan harga dan menciptakan peluang kerja yang luas. Salah satu jawabannya adalah ekspor.

“Pemerintah Aceh percaya, masa depan perekonomian daerah kita tidak semata bergantung pada bantuan pusat, tetapi pada kekuatan yang kita bangun sendiri—melalui kerja sama, inovasi, dan keberanian menembus pasar global,” ucap Plt Sekda.

Karena itu, Plt Sekda mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Go Ekspor bukan sekadar slogan, melainkan sebuah gerakan bersama yang mengubah wajah ekonomi Aceh ke depan.

“Kita tidak hanya ingin menjual produk, tapi juga membawa nama baik Aceh ke dunia, menunjukkan bahwa kita mampu bersaing dan berkembang dalam sistem perdagangan internasional yang semakin kompetitif. Semoga acara ini membawa manfaat besar bagi pelaku usaha, masyarakat, dan kemajuan ekonomi Aceh secara keseluruhan,” pungkas M Nasir.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi II Dewan perwakilan Rakyat Aceh Khairil Syahrial serta sejumlah pejabat lainnya. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wakil Wali Kota Sabang Pantau Aktivasi IKD di Paya Seunara

5 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Perubahan APBK 2026 Sabang Disepakati Pemko dan DPRK

29 September 2026 - 19:56 WIB

Mukarramah Beri Semangat Kontingen Aceh di Lomba Senam Kreasi Nasional Perwosi 2026

27 September 2026 - 14:16 WIB

Dana Bencana Aceh Rp1,65 Triliun, Baru 30,16 Persen Terserap

26 September 2026 - 21:31 WIB

Peduli Lansia, Dinsos Aceh Berikan Kursi Roda kepada Sariana Hasibuan

25 September 2026 - 20:40 WIB

Trending di Pemerintahan