Menu

Mode Gelap
Francisco Rivera dan Ambisi Persebaya Menembus Empat Besar Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti Sekda Nasir: Semua Rumah Sakit Wajib Terima Pasien Sekda Aceh Buka Rakerprov KONI Aceh 2026, Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

News

Pengarusutamaan Gender dan Layanan Disabilitas Jadi Isu Prioritas dalam Raker 2025 UIN Ar-Raniry

badge-check


					Pengarusutamaan Gender dan Layanan Disabilitas Jadi Isu Prioritas dalam Raker 2025 UIN Ar-Raniry Perbesar

ACEHSIBER.COM– Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman, menegaskan komitmen kampus dalam pengarusutamaan gender dan peningkatan layanan disabilitas sebagai salah satu prioritas dalam Rapat Kerja (Raker) UIN Ar-Raniry tahun 2025.

Hal ini disampaikam dalam Raker yang digelar di Aula Gedung RKT UIN Ar-Raniry pada Kamis (6/2/2025) dihadiri oleh seluruh pimpinan kampus.

Mujiburrahman mengungkapkan pentingnya memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas, termasuk menyediakan juru bahasa isyarat di masjid kampus untuk memudahkan tuna rungu dalam menjalankan shalat Jumat.

“Langkah ini sederhana, tetapi sangat berarti bagi mereka,” ujarnya.

Selain itu, UIN Ar-Raniry berkomitmen memfasilitasi pendidikan tinggi bagi penyandang disabilitas, termasuk bantuan biaya bagi yang kurang mampu melalui ITF UIN Ar-Raniry.

Sebagai tindak lanjut, kampus akan membentuk Unit Layanan Disabilitas pada 2025.

Rektor berharap langkah ini dapat menjadi contoh dalam pengarusutamaan gender dan peningkatan layanan disabilitas, baik di kampus maupun masyarakat luas.

Sementara, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry, Dr Nashriyah, sangat mengapresiasi komitmen UIN Ar-Raniry dalam menjadikan isu gender dan disabilitas sebagai prioritas dalam pengembangan kampus.

“Ini adalah langkah yang sangat penting untuk mewujudkan visi UIN Ar-Raniry sebagai World Class University yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Nashriyah.

Senada dengan itu, Kepala LP2M UIN Ar-Raniry, Dr Jasafat, juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah konkret yang diambil oleh UIN Ar-Raniry tersebut.

“Ini bukan hanya wacana, tetapi akan menjadi aksi nyata yang akan berdampak besar bagi kalangan disabilitas dan masyarakat luas,” ungkap Jasafat.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

9 Mei 2026 - 14:45 WIB

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Trending di News