Menu

Mode Gelap
Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Pelaku Ditangkap KPT Banda Aceh Bina PN BNA: Jangan Obral Putusan Bebas FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh Komisi XI Minta OJK Awasi Digitalisasi Perbankan agar Tak Jadi Dalih PHK Komisi XI Minta BWI dan DSI Buktikan Peran, Bukan Sekadar Ajukan Proposal Puan: Ambang Batas Parlemen 5 Persen Belum Jadi Keputusan

Olahraga

Persis Akhirnya Keluar dari Zona Merah di Pekan ke-25

badge-check


					Persis Akhirnya Keluar dari Zona Merah di Pekan ke-25 Perbesar

SOLO – Kemenangan dengan skor 3-0 atas Bali United FC pada laga pekan ke-25 BRI Super League 2025/26 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/3) lalu memiliki arti penting bagi Persis Solo. Ini karena Laskar Sambernyawa harus berjuang dalam waktu yang terbilang panjang hingga akhirnya dapat keluar dari zona merah di laga pekan ke-25 setelah terjebak sejak laga pekan ke-5.

Setelah mengawali kompetisi dengan kemenangan 2-1 atas tuan rumah Madura United di laga pekan perdana, prestasi Persis memang terus merosot. Usai melewati pekan perdana dengan ada di peringkat ke-5 klasemen, Persis kemudian kalah 0-3 dari Persija Jakarta di laga home pada laga pekan ke-2 dan membuat posisinya melorot ke peringkat 11 di pekan ke-2.

Pada pekan ke-3, Persis menahan imbang PSBS Biak dengan skor 2-2 pada laga tandang yang membuat mereka tertahan di posisi 11 klasemen. Dan pada pekan ke-4, kekalahan 0-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC di laga tandang membuat Persis kembali melorot dan mengisi peringkat ke-14 di klasemen saat itu.

Posisi Muhammad Riyandi dkk makin melorot dan akhirnya masuk ke zona merah di pekan ke-5. Adalah kekalahan 1-2 dari Persijap Jepara di laga home di Stadion Manahan Solo pada 13 September 2025 lalu yang membuat Persis terperosok ke peringkat 17 dengan koleksi empat poin.

Sejak saat itu, posisi Persis terus berkutat di peringkat tiga terbawah. Hal ini terlihat dengan Persis yang sempat merasakan puasa kemenangan di 15 pertandingan secara beruntun.

Persis juga akhirnya berpisah dengan pelatih Peter de Roo yang sudah memimpin sejak awal musim pada jelang laga pekan ke-12 melawan PSIM Yogyakarta dan diambil alih Tithan Wulung Suryata sebagai caretaker.

Pada 16 Desember 2025, manajemen Persis akhirnya mengumumkan kembalinya pelatih kepala Milomir Seslija, atau sebelum laga pekan ke-15.

Kemenangan yang sangat dinantikan Persis akhirnya kembali dirasakan di laga pekan ke-17 atau laga penutup di putaran pertama. Persis mampu menang 3-2 atas Semen Padang FC di laga tandang.

Dan setelah ada di peringkat ke-18 alias juru kunci sejak pekan ke-18 hingga pekan 22, Persis merangkak naik step by step usai menorehkan kemenangan 2-1 atas Persik Kediri di laga home dan imbang tanpa gol lawan lawan Persijap di Jepara.

Akhirnya di laga pekan ke-25, kemenangan tiga gol tanpa balas membuat Persis sementara meninggalkan zona merah dengan menempati posisi ke-15 dengan koleksi 20 poin. Posisi ini juga masih jauh dari kata aman karena Madura United dan Semen Padang yang ada di peringkat ke-16 dan 17 juga punya poin yang sama dengan Persis.

Belum lagi PSBS yang kini ada di posisi juru kunci, sudah punya nilai 18 alias hanya selisih dua poin saja dengan Laskar Sambernyawa.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kenji Nishioka Dipanggil Timnas Filipina, Kalteng FC Bawa Nama ke Panggung ASEAN

22 September 2026 - 09:13 WIB

Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS

19 September 2026 - 22:45 WIB

Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United

19 September 2026 - 22:42 WIB

Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman

19 September 2026 - 22:40 WIB

PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang

18 September 2026 - 13:55 WIB

Trending di Olahraga