Menu

Mode Gelap
Warul Walidin dalam Kenangan Mujiburrahman: Guru Bangsa dan Rektor Senior UIN Ar-Raniry Menag Nasaruddin Umar Dorong UIN Ar-Raniry Jadi Pusat Peradaban Islam Modern BMKG: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Terlihat dari Indonesia Wamenkomdigi Ingatkan Ancaman “Harvest Now, Decrypt Later” di Era Komputasi Kuantum Pemerintah Alokasikan Rp18,9 Triliun untuk Gaji PPPK di 546 Daerah Kemenpora Pastikan Persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 Didukung Penuh Presiden

News

Rektor UIN Ar-Raniry Ceramah Tarawih di Masjid Raya Baiturrahman, Bahas Filosofi Ramadhan

badge-check


					Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg Perbesar

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg

BANDA ACEH— Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg menjadi penceramah Salat Tarawih Ramadan 1446 H di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Kamis (6/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Mujiburrahman membahas tentang filosofi ramadhan mubarak. Menurutnya, puasa di bulan Ramadhan tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga merupakan sarana pengejawantahan ketauhidan dan keimanan seorang Muslim.

“Ramadhan adalah bulan di mana setiap mukmin diuji keimanan dan ketakwaannya. Ibadah puasa menjadi bukti pengukuhan keislaman seseorang,” ujar Prof Mujiburrahman.

Guru besar dalam bidang Ilmu Pemikiran Pendidikan Islam ini menjelaskan bahwa puasa hanya diwajibkan bagi orang-orang yang beriman, sebagaimana termaktub dalam Surat Al-Baqarah ayat 183.

Filosofi ini, menurutnya, menegaskan pentingnya fondasi keimanan yang kuat agar setiap mukmin dapat melaksanakan ibadah puasa dengan baik dan sempurna.

“Jangan mengaku sebagai orang yang beriman kalau tidak berpuasa pada bulan suci Ramadhan tanpa alasan yang dibenarkan,” tegasnya.

Menurutnya, didasari pada pondasi keimanan kepada Allah yang kokoh, para mukmin akan mampu melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadhan dengan baik dan sempurna, sehingga ia mampu memetik hasilnya (pahala puasa dengan sempurna pula).

Dalam kaitan ini, Para ulama sering memberi perumpamaan bahwa bulan Ra’jab merupakan bulan menanam berbagai jenis tanaman (padi, sayuran, dll), bulan sya’ban adalah bulan merawat dan menyiramnya, dan bulan Ramadhan adalah bulan memetik atau memanennya.

Prof Mujiburrahman juga mengingatkan agar tidak gagal panen atau ibadah puasa kita diterima dan mendapat pahala disisi Allah Swt maka kita harus memperhatikan tiga hal yang memeiliki keterkaitan erat dalam ibadah puasa ramadha, yaitu akidah, syariah dan akhlak. Ketiga aspek ini akan menetukan apakah ibadah kita akan diterima atau sebalikanya tidak diterima oleh Allah Swt.

“Puasa bukan sekadar ritual fisik, tetapi harus disertai dengan keikhlasan niat, ilmu yang benar, dan etika sosial yang baik,” tambahnya.

Dari sisi akidah, ia menekankan agar setiap Muslim menjauhi sikap syirik dan riya, karena hal tersebut dapat menggugurkan pahala puasa. Sementara dari sisi syariah, puasa harus dilaksanakan sesuai tuntunan Rasulullah SAW agar diterima oleh Allah SWT.

“Adapun dari dimensi akhlak, puasa tidak akan membawa manfaat jika perilaku sehari-hari masih dipenuhi dengan kebohongan, menggunjing, atau memandang lawan jenis dengan syahwat,” jelasnya.

Melalui ceramahnya, Prof Mujiburrahman berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum Ramadhan ini untuk meningkatkan kualitas iman dan amal ibadah, serta memperbaiki hubungan sosial dengan sesama. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Warul Walidin dalam Kenangan Mujiburrahman: Guru Bangsa dan Rektor Senior UIN Ar-Raniry

12 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Menag Nasaruddin Umar Dorong UIN Ar-Raniry Jadi Pusat Peradaban Islam Modern

11 Agustus 2026 - 15:01 WIB

BMKG: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Terlihat dari Indonesia

11 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Wamenkomdigi Ingatkan Ancaman “Harvest Now, Decrypt Later” di Era Komputasi Kuantum

11 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Pemerintah Alokasikan Rp18,9 Triliun untuk Gaji PPPK di 546 Daerah

11 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Trending di News