Menu

Mode Gelap
Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026 Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI: Belum Pernah Ada, Ini Pecah Rekor! ICW Desak Dewas Periksa Pimpinan KPK Buntut Yaqut Jadi Tahanan Rumah KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah Kak Na: Taqabalallah Minna wa Minkum, Maaf Lahir Batin, Selamat Berhari Raya Presiden Prabowo Subianto Shalat Idul Fitri di Aceh Tamiang, Gubernur dan Wagub Tampil bersama Sambut Kunjungan

News

Simpati Lintas Budaya, 1.520 Penari Ratoh dari Berbagai Latar Belakang Galang Dana untuk Aceh di Jakarta

badge-check


					Sebanyak 1.520 penari Ratoh Jaroe, yang berasal dari berbagai latar belakang suku dan daerah Perbesar

Sebanyak 1.520 penari Ratoh Jaroe, yang berasal dari berbagai latar belakang suku dan daerah

JAKARTA – Pelataran Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi saksi bisu sebuah aksi kemanusiaan yang luar biasa pada Sabtu (10/1).

Sebanyak 1.520 penari Ratoh Jaroe, yang berasal dari berbagai latar belakang suku dan daerah, bersatu dalam harmoni gerakan untuk menggalang dana bagi korban banjir bandang di Aceh melalui acara bertajuk “Aceh Lon Sayang”.

Kehadiran ribuan penari ini menunjukkan bahwa duka yang dirasakan rakyat Aceh kini telah menjadi duka masyarakat Indonesia. Kegiatan ini pun mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Aceh.

Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta, Said Marzuki, yang hadir mewakili Pemerintah Aceh, mengaku sangat tersentuh melihat antusiasme masyarakat luas dalam kegiatan penggalangan dana tersebut.

“Ini sungguh luar biasa. Mereka yang menari hari ini bukan hanya saudara-saudara kita dari Aceh, tapi dari berbagai latar belakang dan daerah. Ini adalah bukti nyata bahwa persaudaraan kita tidak dibatasi oleh sekat geografis. Inisiatif mandiri ini lahir murni dari keinginan membantu sesama yang sedang tertimpa musibah,” ujar Said Marzuki saat memberikan sambutan di TMII.

Said menekankan bahwa langkah yang diambil oleh para penari ini merupakan tamparan positif bagi semangat kebangsaan.

Ia memuji bagaimana seni tradisional Aceh dapat menjadi pemersatu untuk tujuan kemanusiaan.

“Bagi kami, aksi yang digelar oleh para penari Ratoh Jaroe ini adalah aksi yang mulia. Kami berterima kasih karena kalian telah membantu masyarakat Aceh. Meski kalian bukan putra-putri Aceh, namun kepedulian kalian sangat dirasakan oleh masyarakat kami di sana. Semoga Allah membalas semua kebaikan kalian,” tambahnya dengan penuh haru

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026

23 Maret 2026 - 01:15 WIB

Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI: Belum Pernah Ada, Ini Pecah Rekor!

23 Maret 2026 - 00:09 WIB

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

22 Maret 2026 - 23:35 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026

19 Maret 2026 - 20:35 WIB

Mendagri: Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Atasi Backlog Perumahan

19 Maret 2026 - 13:43 WIB

Trending di News