Menu

Mode Gelap
Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Pelaku Ditangkap KPT Banda Aceh Bina PN BNA: Jangan Obral Putusan Bebas FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh Komisi XI Minta OJK Awasi Digitalisasi Perbankan agar Tak Jadi Dalih PHK Komisi XI Minta BWI dan DSI Buktikan Peran, Bukan Sekadar Ajukan Proposal Puan: Ambang Batas Parlemen 5 Persen Belum Jadi Keputusan

Olahraga

Tanpa Sejumlah Pilar, Persiraja Menang Dramatis 2-1 atas Sriwijaya FC

badge-check


					Tanpa Sejumlah Pilar, Persiraja Menang Dramatis 2-1 atas Sriwijaya FC Perbesar

BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh harus bekerja keras sebelum akhirnya mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas Sriwijaya FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu malam (28/3).

Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Laskar Rencong tampil pincang tanpa mesin gol utama, Connor Flynn Gillespie, yang masih dibekap cedera. Posisi yang ditinggalkan Connor diisi Sutan Zico, namun belum mampu memberikan dampak signifikan di lini depan.

Tak hanya itu, sejumlah pemain penting seperti Frank Sokoy, Faris Adit, dan Yasvani juga absen akibat cedera serta akumulasi kartu kuning. Kondisi ini membuat Persiraja kesulitan mengembangkan permainan, terutama di babak pertama yang berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Persiraja mencoba meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah pergantian dilakukan, termasuk memasukkan Al Muzanni dan Jechson Tiwu. Peluang demi peluang mulai tercipta, namun solidnya pertahanan Sriwijaya FC membuat tuan rumah frustrasi.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-62. Berawal dari situasi bola mati, Omid Popalzay mengirimkan umpan akurat ke dalam kotak penalti yang disambut sundulan Ariel Kurung untuk membawa Persiraja unggul 1-0.

Gol tersebut membakar semangat tim tuan rumah. Fitra Ridwan dan kawan-kawan terus menekan demi menambah keunggulan, namun disiplin lini belakang Sriwijaya FC membuat peluang sulit dikonversi menjadi gol.

Jelang akhir pertandingan, Persiraja mendapat hadiah penalti setelah Al Muzanni dijatuhkan di kotak terlarang. Omid yang maju sebagai algojo sempat gagal dalam eksekusi pertama, namun dengan sigap menyambar bola rebound untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Saat laga tampak akan berakhir nyaman, Sriwijaya FC justru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-98 melalui gol pemain pengganti Sehabudin Ahmad. Skor berubah menjadi 2-1, sekaligus menutup pertandingan dengan tensi tinggi hingga peluit akhir.

Pelatih Persiraja, Jaya Hartono, mengakui pertandingan berjalan sangat sulit sesuai prediksi. Ia menyebut taktik bertahan total Sriwijaya FC menjadi tantangan utama bagi timnya.

“Pertama, kami bersyukur atas tiga poin malam ini. Ini memang tujuan kami, memenangkan pertandingan. Mereka Sriwijaya FC parkir bus hampir setengah permainan. Delapan pemain di belakang, hanya satu di depan, sehingga kita sangat sulit membongkar pertahanan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti faktor mental, di mana Sriwijaya FC tampil tanpa beban, sementara Persiraja justru berada dalam tekanan untuk menang.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kenji Nishioka Dipanggil Timnas Filipina, Kalteng FC Bawa Nama ke Panggung ASEAN

22 September 2026 - 09:13 WIB

Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS

19 September 2026 - 22:45 WIB

Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United

19 September 2026 - 22:42 WIB

Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman

19 September 2026 - 22:40 WIB

PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang

18 September 2026 - 13:55 WIB

Trending di Olahraga