Menu ✖

Mode Gelap
Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dan Kuasai Bahasa Korea UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing Polisi Tangkap Pria 52 Tahun dalam Kasus Penggelapan Yamaha Aerox Stefano Cugurra Jadi Pelatih Baru Semen Padang FC Prodi SKI UIN Ar-Raniry Bersama BPK Aceh Rawat 4 Situs Cagar Budaya Buka Turnamen Piala Rektor 2026, Rektor UIN Ar-Raniry Ingatkan Sportivitas dan Waktu Salat

Politik

Terima Kunjungan PLN, Ketua DPRK Banda Aceh Minta Antisipasi Krisis Listrik Saat Bencana

badge-check


					IST Perbesar

IST

BANDA ACEH — Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, ST, meminta PT PLN lebih sigap dan antisipatif dalam menghadapi potensi bencana, terutama untuk memastikan pasokan listrik di ibu kota provinsi tetap aman dalam kondisi darurat.

Hal itu disampaikan Irwansyah saat menerima kunjungan silaturahmi Manajer PLN UP3 Banda Aceh, Sabang dan Aceh Besar yang baru, Husni, bersama jajaran, di ruang kerjanya, Senin (31/8/2026).

Irwansyah mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk membahas berbagai persoalan kelistrikan di Aceh, khususnya evaluasi pelayanan PLN pascabencana yang sempat berdampak luas terhadap masyarakat.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa bencana sebelumnya dirinya bersikap kritis dan vokal terhadap PLN. Menurutnya, sikap tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat.

“Di sisi lain saya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja seluruh tim PLN Aceh dalam menormalisasi pasokan listrik pascabencana,” kata Irwansyah, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, bencana alam yang terjadi harus menjadi pelajaran bagi semua pihak, termasuk PLN, untuk memperkuat sistem mitigasi dan memastikan layanan dasar tetap berjalan ketika terjadi keadaan darurat.

Irwansyah menyarankan PLN menyiagakan pembangkit khusus untuk Banda Aceh. Hal itu dinilai penting karena pemadaman listrik dalam durasi cukup lama sebelumnya terjadi akibat robohnya tower interkoneksi di wilayah lain.

“Padamnya listrik di ibu kota dalam durasi yang cukup lama akibat robohnya tower interkoneksi di wilayah lain membawa dampak yang cukup berat bagi warga,” ujarnya.

Ia menyebut, meskipun Banda Aceh tidak terdampak langsung banjir bandang, gangguan listrik ikut memperparah kondisi masyarakat. Apalagi, saat itu terjadi persoalan lain seperti kelangkaan LPG, terganggunya operasional SPBU yang memicu antrean panjang, hingga gangguan pasokan air bersih.

“Oleh karena itu, kami berharap fungsi PLTD Lueng Bata dapat dioptimalkan sebagai penyangga utama energi kota saat kondisi darurat atau bencana,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Selain penguatan sistem kelistrikan, Irwansyah juga mendorong adanya program bantuan pemasangan meteran listrik bagi warga kurang mampu melalui dana sosial atau zakat karyawan PLN.

“Jadi warga Banda Aceh jika memang ada rumah tinggal yang layak dibantu yang saat ini masih belum ada meteran listriknya bisa lapor ke saya. Insyaallah kita advokasi untuk bisa dibantu oleh pihak PLN,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Banda Aceh Husni menyampaikan apresiasi atas sambutan Ketua DPRK Banda Aceh.

Ia berharap ke depan PLN dan DPRK Banda Aceh dapat memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan pelayanan kelistrikan yang semakin baik, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan tenang, termasuk dalam beribadah.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DPR Minta Pemeriksaan Ombudsman di Lapas Cibinong Tak Diintervensi

1 Oktober 2026 - 00:46 WIB

Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera. Foto: Jaka/jk

Komisi I DPR Soroti Kesiapan Tempur TNI AU Hadapi Perang Modern

27 September 2026 - 23:55 WIB

RUU Penyiaran Bahas Konten Digital, DPR Tegaskan Kebebasan Ekspresi Tetap Dijaga

26 September 2026 - 10:19 WIB

DPR Soroti 400 Jalur Tikus di Perbatasan Kalbar

26 September 2026 - 10:12 WIB

Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong Diminta Diusut

25 September 2026 - 19:28 WIB

Trending di Politik