Menu

Mode Gelap
Francisco Rivera dan Ambisi Persebaya Menembus Empat Besar Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti Sekda Nasir: Semua Rumah Sakit Wajib Terima Pasien Sekda Aceh Buka Rakerprov KONI Aceh 2026, Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

News

Trump Klaim AS Lakukan Operasi Militer dan Tangkap Presiden Maduro

badge-check


					Militer Amerika Serikat melancarkan serangan berskala besar ke ibu kota Venezuela, Caracas (foto: AP) Perbesar

Militer Amerika Serikat melancarkan serangan berskala besar ke ibu kota Venezuela, Caracas (foto: AP)

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan militer AS telah melancarkan serangan berskala besar ke ibu kota Venezuela, Caracas. Dia juga mengklaim Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah ditangkap serta diterbangkan keluar dari negara tersebut.

Pengumuman itu disampaikan Trump pada Sabtu (3/1/2026) waktu setempat) melalui akun Truth Social miliknya. Dia menyebut operasi tersebut dilakukan bersama aparat penegak hukum Amerika Serikat dan menyatakan rincian lanjutan akan segera diumumkan.

“Amerika Serikat telah berhasil melaksanakan serangan berskala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang bersama istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara tersebut,” tulis Trump.

Seperti dilansir dari CNN, beberapa wilayah dilaporkan mengalami pemadaman listrik menyusul insiden tersebut.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Venezuela terkait klaim penangkapan Presiden Nicolas Maduro tersebut. Situasi di Caracas dilaporkan masih belum sepenuhnya kondusif, dengan aktivitas warga yang terbatas di sejumlah kawasan.

Trump dalam beberapa kesempatan sebelumnya telah berulang kali memperingatkan bahwa Amerika Serikat tengah menyiapkan langkah baru terhadap jaringan yang dituding terlibat dalam perdagangan narkotika di Venezuela. Klaim operasi militer ini disebut sebagai bagian dari kebijakan tersebut

Sumber: Inews

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

9 Mei 2026 - 14:45 WIB

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Trending di News