Menu

Mode Gelap
Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Total Rp175 Juta, Abeh Ubee Abeh! Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

News

UIN Ar-Raniry Persembahkan Buku tentang Hubungan Aceh-Malaysia

badge-check


					Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg Perbesar

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg

BANDA ACEH– Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mempersembahkan sebuah buku edisi khusus berjudul ”Se-Abad Mahathir & Hubungan Aceh–Malaysia”.

Peluncuran buku ini dilakukan untuk menyambut momentum peringatan usia 100 tahun negarawan Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad, yang jatuh pada 10 Juli 2025.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg yang juga salah satu penulis buku bersama Rahmad Syah Putra, mengatakan bahwa karya ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa Mahathir.

“Buku ini ditulis sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas kontribusi Tun Dr. Mahathir Mohamad dalam memperkuat hubungan antarbangsa dan solidaritas dunia Islam, khususnya peran beliau dalam membangun jembatan hubungan Aceh–Malaysia,” kata Mujiburrahman dalam keterangan resmi yang diterima, Ahad (6/7/2025).

Mujiburrahman menjelaskan, buku ini bukanlah sekadar biografi, melainkan sebuah refleksi mendalam mengenai diplomasi kemanusiaan dan ikatan sejarah. Secara khusus, buku ini mengupas peran dan relasi historis Mahathir dengan Aceh, terutama pada masa-masa sulit seperti rehabilitasi pasca-tsunami 2004 dan proses perdamaian.

“Ini adalah refleksi atas relasi panjang antara Aceh dan Malaysia yang didasari oleh nilai keislaman, kemanusiaan, dan persaudaraan serumpun,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penerbitan buku ini juga menjadi bagian dari upaya UIN Ar-Raniry untuk memperkuat posisinya di kancah regional.

“Sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Nomor 3 tertua di Indonesia, UIN Ar-Raniry ingin terus menjadi jembatan intelektual dan kebudayaan antara Aceh dan Malaysia. Buku ini adalah bagian dari upaya tersebut,” ungkap Mujiburrahman.

Diterbitkan oleh Penerbit Bandar Publishing, buku ini diharapkan dapat menjadi literatur penting dalam khazanah keilmuan di bidang sejarah, diplomasi, dan hubungan internasional, serta mempererat jejaring akademik antara Indonesia dan Malaysia. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Bank Aceh Syariah dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

5 Mei 2026 - 21:56 WIB

Trending di News