Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

News

UIN Ar-Raniry Persembahkan Buku tentang Hubungan Aceh-Malaysia

badge-check


					Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg Perbesar

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg

BANDA ACEH– Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mempersembahkan sebuah buku edisi khusus berjudul ”Se-Abad Mahathir & Hubungan Aceh–Malaysia”.

Peluncuran buku ini dilakukan untuk menyambut momentum peringatan usia 100 tahun negarawan Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad, yang jatuh pada 10 Juli 2025.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg yang juga salah satu penulis buku bersama Rahmad Syah Putra, mengatakan bahwa karya ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa Mahathir.

“Buku ini ditulis sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas kontribusi Tun Dr. Mahathir Mohamad dalam memperkuat hubungan antarbangsa dan solidaritas dunia Islam, khususnya peran beliau dalam membangun jembatan hubungan Aceh–Malaysia,” kata Mujiburrahman dalam keterangan resmi yang diterima, Ahad (6/7/2025).

Mujiburrahman menjelaskan, buku ini bukanlah sekadar biografi, melainkan sebuah refleksi mendalam mengenai diplomasi kemanusiaan dan ikatan sejarah. Secara khusus, buku ini mengupas peran dan relasi historis Mahathir dengan Aceh, terutama pada masa-masa sulit seperti rehabilitasi pasca-tsunami 2004 dan proses perdamaian.

“Ini adalah refleksi atas relasi panjang antara Aceh dan Malaysia yang didasari oleh nilai keislaman, kemanusiaan, dan persaudaraan serumpun,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penerbitan buku ini juga menjadi bagian dari upaya UIN Ar-Raniry untuk memperkuat posisinya di kancah regional.

“Sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Nomor 3 tertua di Indonesia, UIN Ar-Raniry ingin terus menjadi jembatan intelektual dan kebudayaan antara Aceh dan Malaysia. Buku ini adalah bagian dari upaya tersebut,” ungkap Mujiburrahman.

Diterbitkan oleh Penerbit Bandar Publishing, buku ini diharapkan dapat menjadi literatur penting dalam khazanah keilmuan di bidang sejarah, diplomasi, dan hubungan internasional, serta mempererat jejaring akademik antara Indonesia dan Malaysia. [ ]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana

26 Juni 2026 - 10:01 WIB

Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel

25 Juni 2026 - 13:20 WIB

Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru

24 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

23 Juni 2026 - 20:27 WIB

Trending di News