Menu

Mode Gelap
Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman

Pemerintahan

Wagub Apresiasi PLN Kirim Genset Darurat untuk Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh

badge-check


					Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE meninjau serta melepaskan penyaluran genset darurat untuk menambah kapasitas pembangkit listrik di Aceh, di pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Senin, 8 Desember 2025 Perbesar

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE meninjau serta melepaskan penyaluran genset darurat untuk menambah kapasitas pembangkit listrik di Aceh, di pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Senin, 8 Desember 2025

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengapresiasi upaya PT PLN (Persero) yang telah mengirimkan genset darurat untuk menambah kapasitas pembangkit listrik di Aceh. Pengiriman dilakukan melalui Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya, pada Senin (8/12), sebagai respons atas kondisi kelistrikan Aceh yang sempat terganggu akibat bencana hidrometeorologi beberapa hari terakhir.

Dari total 50 Megawatt (MW) kapasitas genset darurat yang direncanakan, saat ini 30 MW telah tiba di Aceh. Wagub menyampaikan bahwa penambahan kapasitas ini sangat penting untuk menjaga kestabilan pasokan listrik Aceh, terutama dalam situasi pemulihan pascabencana.

“Dengan masuknya 50 Mega ini nantinya, listrik di Aceh akan lebih aman. Bahkan setelah bencana pun, keberadaan genset darurat ini akan membantu stabilitas sistem dan mempercepat proses pemulihan ketika terjadi pemadaman,” ujar Wagub.

Sementara itu, Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary, menegaskan bahwa PLN terus berupaya memperkuat sistem kelistrikan di Aceh. Ia menyampaikan bahwa dalam 10 hari ke depan, PLN menargetkan 10 MW pertama sudah dapat beroperasi. Menjelang Natal, tambahan 20 MW juga diharapkan segera masuk ke jaringan, serta seluruh kapasitas 50 MW ditargetkan sudah terintegrasi ke sistem paling lambat sebelum Ramadan, sehingga proses pemulihan dan penguatan jaringan dapat berjalan lebih optimal.

“Target kami, sebelum Ramadan, seluruh kapasitas 50 Mega sudah terintegrasi ke dalam sistem. Hal ini akan memperkuat sistem di Banda Aceh yang utamanya, dan nanti seluruh backbone yang terintegrasi seperti di wilayah Meulaboh dan Nagan Raya akan semakin kuat, sehingga jika terjadi gangguan, proses recovery dapat dilakukan jauh lebih cepat,” jelas Rizal.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengiriman genset darurat tersebut merupakan bentuk dedikasi PLN dalam menjaga pelayanan kelistrikan sambil mempersiapkan pembangkit yang lebih tepat guna untuk kebutuhan Aceh di masa mendatang.

Pemerintah Aceh menyampaikan terima kasih atas upaya PLN dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana, sekaligus memperkuat ketahanan listrik di wilayah Aceh ke depannya. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar

19 September 2026 - 22:52 WIB

Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat

18 September 2026 - 13:36 WIB

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

16 September 2026 - 14:06 WIB

Dek Fadh Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

16 September 2026 - 13:53 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

8 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di Pemerintahan