Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry dan Baitul Mal Simeulue Teken Kerja Sama Program Satu Keluarga Satu Sarjana Peaceful Muharam, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Anak Yatim dan Difabel Jersey Baru Persija Pertahankan DNA Macan Kemayoran Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026 Said Agil Ingatkan Lulusan Terus Belajar, Rektor UIN Ar-Raniry Sebut AI Bukan Pengganti Guru Gadai Emas Melonjak 100%, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

Pemerintahan

Wakil Gubernur Aceh Pimpin Upacara Hari Pahlawan 2025

badge-check


					Wakil Gubernur Aceh Pimpin Upacara Hari Pahlawan 2025 Perbesar

Wakil Gubernur Aceh Pimpin Upacara Hari Pahlawan 2025

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (10/11). Upacara juga diikuti unsur Forkopimda Aceh, TNI/Polri, ASN, pelajar, dan organisasi kemasyarakatan. Peringatan tahun ini mengusung tema “Pahlawanku Teladanku — Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.”

‎Wakil Gubernur Fadhlullah pada kesempatan itu membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, yang menekankan pentingnya meneladani nilai perjuangan para pahlawan bangsa.

‎Menteri Sosial dalam amanatnya menyampaikan bahwa para pahlawan bukan sekadar nama di batu nisan, tetapi “cahaya yang menerangi jalan bangsa hingga hari ini.” Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak datang begitu saja, melainkan hasil perjuangan panjang yang dilandasi kesabaran, keberanian, dan keikhlasan.

‎Dalam pesan tersebut juga disebutkan tiga teladan utama yang dapat diwarisi dari para pahlawan, yaitu kesabaran dalam menghadapi ujian dan perbedaan untuk mencapai tujuan bersama, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, dan pandangan jauh ke depan, berjuang demi generasi yang akan datang.

‎“Setelah merdeka, para pahlawan tidak berebut jabatan atau balasan, tetapi kembali mengabdi untuk rakyat. Di sanalah letak kehormatan sejati—pada manfaat yang ditinggalkan, bukan pada kedudukan yang dimiliki,” demikian kutipan amanat tersebut.

‎Menteri Sosial juga mengingatkan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan senjata, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama: membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal.

‎Menutup amanatnya, Menteri Sosial menyerukan semangat untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja keras, berpikir jernih, dan melayani dengan tulus agar “api perjuangan itu tidak pernah padam.” []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026

24 Juni 2026 - 23:58 WIB

Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam

23 Juni 2026 - 14:35 WIB

Puncak Bhayangkara Fest 2026, Sekda Aceh : Wujud Kokohnya Sinergi Polri dan Masyarakat

23 Juni 2026 - 12:30 WIB

Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah

23 Juni 2026 - 12:25 WIB

Pemerintah Aceh Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut dari BPK RI

22 Juni 2026 - 12:36 WIB

Trending di Pemerintahan