Menu

Mode Gelap
Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Total Rp175 Juta, Abeh Ubee Abeh! Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

News

Wali Nanggroe Dukung Sawit Aceh Tembus Pasar Internasional

badge-check


					Wali Nanggroe Dukung Sawit Aceh Tembus Pasar Internasional Perbesar

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, menerima kunjungan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Ir. Cut Huzaimah, MP, terkait peluncuran Koalisi Kemitraan Kelapa Sawit Berkelanjutan Aceh, di Meuligoe Wali Nanggroe, Sabtu, 9 Agustus 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Nanggroe didampingi Staf Khusus, Dr. M. Raviq.

Kepala Bagian Kerja Sama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, mengatakan pertemuan tersebut membahas rencana besar untuk mempromosikan kelapa sawit Aceh agar dapat bersaing di pasar internasional.

Dalam pernyataannya, Wali Nanggroe menyampaikan bahwa beliau telah menerima laporan terkait rencana pertemuan para investor nasional dan internasional, serta kehadiran kementerian terkait dan sejumlah duta besar negara sahabat di Aceh untuk melihat langsung potensi dan hasil produksi kelapa sawit di Aceh.

“Kami mendukung bagaimana kelapa sawit di Aceh ini bisa menembus pasar internasional. Selama ini kita tahu banyak rintangan yang dihadapi untuk diekspor ke luar negeri, namun kami optimistis dengan langkah-langkah yang sedang dilakukan,” ujar Wali Nanggroe.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh menjelaskan bahwa pada 12–13 Agustus 2025, di Banda Aceh akan digelar Pertemuan Kelapa Sawit Berkelanjutan Internasional.

Acara ini akan dihadiri oleh kementerian, lembaga pemerintah pusat, sejumlah menteri, serta tujuh duta besar — lima di antaranya telah mengonfirmasi hadir, termasuk dari Belanda, Swiss, dan Jerman. Selain itu, akan hadir pula lembaga donor seperti Bank Dunia dan IDB, sembilan buyer internasional, perusahaan-perusahaan perkebunan sawit, serta LSM nasional dan internasional.

Pertemuan ini bertujuan mempromosikan kelapa sawit Aceh sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan (non-deforestasi). Selain itu, forum ini diharapkan dapat membuka peluang hilirisasi produk sawit Aceh yang selama ini lebih banyak dijual dalam bentuk CPO (Crude Palm Oil).

“Kehadiran investor, buyer, dan lembaga donor menjadi peluang penting untuk membawa sawit Aceh ke tingkat yang lebih kompetitif, sekaligus mendorong hilirisasi produk turunan CPO,” ujar Cut Huzaimah.

Turut hadir mendampingi, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan, Cut Regina, SP, MM; Muhammad David, Senior Communications Manager Inisiatif Dagang Hijau (IDH); dan Rika Syafriliza, Landscape Manager Aceh IDH.[]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Bank Aceh Syariah dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

5 Mei 2026 - 21:56 WIB

Trending di News