Menu

Mode Gelap
RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus Kak Na Ajak Kader Aktif Jalankan 10 Program Pokok PKK Kak Na: Buah Naga Sabang, Meucrop Barang Sekda Aceh Harapkan KORMI Kota Langsa Jadi Lokomotif Budaya Hidup Sehat di Masyarakat Francisco Rivera dan Ambisi Persebaya Menembus Empat Besar Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami

News

65 SMK Terdampak Bencana di Aceh Siap Gelar Kegiatan Belajar Mengajar

badge-check


					Plt. Kadisdik Aceh, Murthalamuddin Perbesar

Plt. Kadisdik Aceh, Murthalamuddin

BANDA ACEH- Kegiatan belajar mengajar di Aceh dimulai 5 Januari 2026 pekan depan. 65 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terdampak bencana di sejumlah daerah sudah siap menyambut siswa kembali

Plt. Kadisdik Aceh, Murthalamuddin, mengatakan, di Aceh terdapat 227 SMK dengan jumlah siswa 204.219 orang. Sebagian besar sekolah tidak terdampak bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi Rabu 26 November lalu.

“Sekolah terdampak yang sudah siap menggelar kegiatan belajar mengajar 65 SMK, dan ada 41 SMK yang belum siap karena mengalami kerusakan,” kata Murthalamuddin, Senin 29 Desember 2025.

Sekolah yang belum siap digelar kegiatan belajar mengajar di antaranya satu sekolah di Aceh Barat, satu sekolah di Aceh Singkil, enam SMK di Aceh Tamiang, tiga SMK di Aceh Timur. Selain itu, SMK terdampak juga ada di Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen serta Kota Langsa.

Pemerintah Aceh masih terus mendata sekolah yang mengalami kerusakan untuk dilakukan rehabilitasi. Selain itu, saat ini banyak sekolah yang tidak memiliki fasilitas belajar mengajar karena rusak atau terseret banjir.

“Kita juga meminta pemerintah pusat untuk membangun kembali fasilitas pendidikan yang terdampak bencana, terutama yang rusak berat, agar anak-anak kita bisa sekolah lagi,” jelasnya.

Siswa dan guru di sekolah yang memiliki keterbatasan fasilitas diminta untuk tetap datang ke sekolah. Nantinya, proses belajar mengajar dapat dilakukan lewat diskusi serta berbagi pengalaman selama bencana melanda.

“Yang utama anak-anak bisa melupakan trauma dan kepedihan akibat bencana, sekaligus tetap berinteraksi dengan teman-temannya,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

9 Mei 2026 - 14:45 WIB

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Trending di News