Menu

Mode Gelap
Berkah Idul Fitri, Pedagang Kue di Lambaro Raup Keuntungan Besar Meski Tampak Sepi, Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran Arus Mudik Lebaran H+3 Lancar Mudik ke Seunuddon, Kak Na Santuni Anak Yatim dan Ziarah ke Makam Keluarga Klok Klaim Persib Punya Pengalaman di Jalur Juara Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Pemerintahan

Wagub Fadhlullah: Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri

badge-check


					Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah,SE menyampaikan sambutan sekaligus menyerahkan sembako murah pada Kegiatan Gerakan Pangan Murah di Masjid Teupin Raya, Kabupaten Pidie, Rabu, 26/03/2025. Perbesar

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah,SE menyampaikan sambutan sekaligus menyerahkan sembako murah pada Kegiatan Gerakan Pangan Murah di Masjid Teupin Raya, Kabupaten Pidie, Rabu, 26/03/2025.

PIDIE – Gerakan Pangan Murah maupun Pasar Murah yang digelar oleh Pemerintah Aceh bertujuan untuk menjaga stabilitas harga, sehingga masyarakat tidak akan merasakan lonjakan harga yang terlalu tinggi jelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, dalam sambutannya pada peluncuran Gerakan Pangan Murah, di halaman Masjid Baitul Istiqamah Gampong Teupien Raya Kecamatan Glumpang Tiga, Rabu (26/4/2025).

“Harga bahan pokok cenderung mengalami kenaikan setiap menjelang puasa maupun Idul Fitri. Biasanya, hal ini terjadi karena ketersediaan bahan pangan tidak seimbang dengan tinggi permintaan. Karena itu, Pemerintah Aceh menggelar Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga pasar,” ujar Wagub.

“Oleh Karena itu, kami mengapresiasi Bulog, Bank Indonesia, Pemkab Pidie dan semua pihak yang telah mendukung Gerakan Pangan Murah di seluruh Aceh,” imbuh Fadhlullah.

Untuk diketahui bersama, pada Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat bisa menebus sejumlah bahan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasar.

Pada kegiatan ini, masyarakat bisa menebus beras 5 kilogram hanya Rp54 ribu, telur hanya Rp40 ribu per papan, minyak goreng 2 liter hanya Rp38 ribu dan gula pasir kemasan 2 kilogram seharga Rp30 ribu. Masyarakat cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp162 ribu untuk menebus 4 jenis bahan pokok tersebut.

Masyarakat yang didominasi kaum perempuan terlihat antusias  mengantri untuk menebus paket bahan pangan tersebut, salah satunya adalah Mariani (46). Sambil menggendong buah hatinya, Mariani turut dalam antrian.

“Alhamdulillah, dengan digelarnya Pasar Murah ini, kami bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Pemerintah harus lebih sering menggelar Pasar Murah karena ini sangat membantu kami,” ucap Mariani.

Pada kegiatan tersebut, Wagub turut didampingi Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Sekda Aceh Azwardi, Kepala Dinas Pangan Aceh Surya Rayendra, serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh terkait lainnya. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mudik ke Seunuddon, Kak Na Santuni Anak Yatim dan Ziarah ke Makam Keluarga

24 Maret 2026 - 01:19 WIB

Kak Na: Taqabalallah Minna wa Minkum, Maaf Lahir Batin, Selamat Berhari Raya

21 Maret 2026 - 00:34 WIB

Presiden Prabowo Subianto Shalat Idul Fitri di Aceh Tamiang, Gubernur dan Wagub Tampil bersama Sambut Kunjungan

21 Maret 2026 - 00:30 WIB

Seribuan Warga Padati Meuligoe Terima THR dari Mualem

20 Maret 2026 - 00:26 WIB

Wagub Aceh dan Mendagri Cek Kesiapan Kunjungan Presiden, Shalat Idul Fitri Direncanakan di Aceh Tamiang

20 Maret 2026 - 00:21 WIB

Trending di Pemerintahan