Menu

Mode Gelap
Kenji Nishioka Dipanggil Timnas Filipina, Kalteng FC Bawa Nama ke Panggung ASEAN Rekaman CCTV Diduga Bocor, Bank Aceh Diadukan ke OJK dan BI Garuda dan SMSI Aceh Besar Membahas Masa Depan Konektivitas Aceh Pascasarjana UIN Ar-Raniry Yudisium 152 Alumni Baru DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar

Pemerintahan

Ketua TP PKK Aceh Dorong Percepatan Bantuan Rumah untuk Masyarakat dan Eks Kombatan

badge-check


					Keterangan Foto; Ketua TP PKK Aceh Marlina bersama Dirjen Perumahan Pedesaan , Dr Drs Imran, MSi, M.A.Cd  melakukan pertemuan di Kantor  Dirjen Perumahan Perdesaan KemenPKP RI di Jakarta Selatan, Jumat, 11 April 2025. (Foto: Humas BPPA) Perbesar

Keterangan Foto; Ketua TP PKK Aceh Marlina bersama Dirjen Perumahan Pedesaan , Dr Drs Imran, MSi, M.A.Cd melakukan pertemuan di Kantor Dirjen Perumahan Perdesaan KemenPKP RI di Jakarta Selatan, Jumat, 11 April 2025. (Foto: Humas BPPA)

JAKARTA — Istri Gubernur Aceh, Marlina, selaku Ketua TP PKK Aceh, mendorong percepatan program bantuan rumah untuk masyarakat dan para mantan kombatan GAM di Aceh.

Hal itu disampaikan Marlina pada pertemuan bersama Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan, Dr. Drs. Imran, M.Si., M.S., di Jakarta, Jumat, 11 April 2025.

Marlina mengatakan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan eks kombatan, terutama hunian yang layak, adalah bagian penting dari membangun kembali martabat dan kesejahteraan rakyat Aceh.

“Ini bukan soal bantuan semata, tapi soal keadilan. Para kombatan telah berjuang untuk perdamaian, dan mereka berhak hidup dengan layak,” ujar Marlina.

Marlina juga menyampaikan bahwa dirinya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi perempuan dan komunitas lokal, untuk memastikan bahwa suara masyarakat Aceh—para istri dan keluarga eks kombatan—juga didengar dalam proses pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Imran mengapresiasi kepedulian Marlina dan menyebut bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar program bantuan rumah, termasuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), bisa segera terealisasi di daerah-daerah prioritas di Aceh, seperti Aceh Utara dan Lhokseumawe.

Imran juga menekankan pentingnya data yang akurat dan verifikasi lapangan agar bantuan tidak salah sasaran. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan di Aceh untuk bersinergi dan memanfaatkan momentum dukungan dari pemerintah pusat.

“Aceh sedang diperhatikan. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Saya akan terus mengawal ini bukan hanya sebagai istri gubernur, tapi sebagai perempuan Aceh yang peduli pada nasib sesama,” tegas Marlina.

Program ini diharapkan bisa menjadi tonggak baru dalam proses pemulihan pascakonflik dan menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di tengah rakyat Aceh. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar

19 September 2026 - 22:52 WIB

Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat

18 September 2026 - 13:36 WIB

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

16 September 2026 - 14:06 WIB

Dek Fadh Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

16 September 2026 - 13:53 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

8 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di Pemerintahan