Menu

Mode Gelap
Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026 Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI: Belum Pernah Ada, Ini Pecah Rekor! ICW Desak Dewas Periksa Pimpinan KPK Buntut Yaqut Jadi Tahanan Rumah KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah Kak Na: Taqabalallah Minna wa Minkum, Maaf Lahir Batin, Selamat Berhari Raya Presiden Prabowo Subianto Shalat Idul Fitri di Aceh Tamiang, Gubernur dan Wagub Tampil bersama Sambut Kunjungan

Pemerintahan

Ketua TP PKK Aceh Dorong Percepatan Bantuan Rumah untuk Masyarakat dan Eks Kombatan

badge-check


					Keterangan Foto; Ketua TP PKK Aceh Marlina bersama Dirjen Perumahan Pedesaan , Dr Drs Imran, MSi, M.A.Cd  melakukan pertemuan di Kantor  Dirjen Perumahan Perdesaan KemenPKP RI di Jakarta Selatan, Jumat, 11 April 2025. (Foto: Humas BPPA) Perbesar

Keterangan Foto; Ketua TP PKK Aceh Marlina bersama Dirjen Perumahan Pedesaan , Dr Drs Imran, MSi, M.A.Cd melakukan pertemuan di Kantor Dirjen Perumahan Perdesaan KemenPKP RI di Jakarta Selatan, Jumat, 11 April 2025. (Foto: Humas BPPA)

JAKARTA — Istri Gubernur Aceh, Marlina, selaku Ketua TP PKK Aceh, mendorong percepatan program bantuan rumah untuk masyarakat dan para mantan kombatan GAM di Aceh.

Hal itu disampaikan Marlina pada pertemuan bersama Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan, Dr. Drs. Imran, M.Si., M.S., di Jakarta, Jumat, 11 April 2025.

Marlina mengatakan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan eks kombatan, terutama hunian yang layak, adalah bagian penting dari membangun kembali martabat dan kesejahteraan rakyat Aceh.

“Ini bukan soal bantuan semata, tapi soal keadilan. Para kombatan telah berjuang untuk perdamaian, dan mereka berhak hidup dengan layak,” ujar Marlina.

Marlina juga menyampaikan bahwa dirinya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi perempuan dan komunitas lokal, untuk memastikan bahwa suara masyarakat Aceh—para istri dan keluarga eks kombatan—juga didengar dalam proses pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Imran mengapresiasi kepedulian Marlina dan menyebut bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar program bantuan rumah, termasuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), bisa segera terealisasi di daerah-daerah prioritas di Aceh, seperti Aceh Utara dan Lhokseumawe.

Imran juga menekankan pentingnya data yang akurat dan verifikasi lapangan agar bantuan tidak salah sasaran. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan di Aceh untuk bersinergi dan memanfaatkan momentum dukungan dari pemerintah pusat.

“Aceh sedang diperhatikan. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Saya akan terus mengawal ini bukan hanya sebagai istri gubernur, tapi sebagai perempuan Aceh yang peduli pada nasib sesama,” tegas Marlina.

Program ini diharapkan bisa menjadi tonggak baru dalam proses pemulihan pascakonflik dan menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di tengah rakyat Aceh. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kak Na: Taqabalallah Minna wa Minkum, Maaf Lahir Batin, Selamat Berhari Raya

21 Maret 2026 - 00:34 WIB

Presiden Prabowo Subianto Shalat Idul Fitri di Aceh Tamiang, Gubernur dan Wagub Tampil bersama Sambut Kunjungan

21 Maret 2026 - 00:30 WIB

Seribuan Warga Padati Meuligoe Terima THR dari Mualem

20 Maret 2026 - 00:26 WIB

Wagub Aceh dan Mendagri Cek Kesiapan Kunjungan Presiden, Shalat Idul Fitri Direncanakan di Aceh Tamiang

20 Maret 2026 - 00:21 WIB

Sekda Aceh Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman

20 Maret 2026 - 00:17 WIB

Trending di Pemerintahan