Menu

Mode Gelap
UIN Ar-Raniry Targetkan 500 Besar Asia 2029, Perkuat Kemandirian Bisnis BLU APPMBGI Bentuk Kepengurusan Aceh, Targetkan MBG Lebih Merata Negara Bergerak Cepat, Evakuasi Tuntas di Tengah Duka Pedalaman Papua Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center Satgas Saber Pantau 9.138 Titik, Harga Sejumlah Komoditas Mulai Turun Jelang HBKN 2026 Mualem Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden atas Bantuan Sapi Meugang Aceh

Pemerintahan

Wakil Bupati Buka Konferensi PGRI Aceh Besar Ke-23 Tahun 2025

badge-check


					Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri memberikan sambutan dan sekaligus membuka Konferensi PGRI Aceh Besar Ke-23 yang digelar di Aula Sekretariat PGRI Aceh Besar, Lambaro, Ingin Jaya, Selasa (13/05/2025).
FOTO/PROKOPIM ACEH BESAR Perbesar

Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri memberikan sambutan dan sekaligus membuka Konferensi PGRI Aceh Besar Ke-23 yang digelar di Aula Sekretariat PGRI Aceh Besar, Lambaro, Ingin Jaya, Selasa (13/05/2025). FOTO/PROKOPIM ACEH BESAR

ACEH BESAR – Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri secara resmi membuka Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Besar Ke-23 yang digelar di Aula Sekretariat PGRI Aceh Besar, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (13/05/2025).

Konferensi PGRI yang mengangkat tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas” itu turut dihadiri Ketua PGRI Aceh Munzir S.Pdi M.Si beserta jajaran dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Bahrul Jamil S.Sos MSi.

Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri dalam sambutannya mengucapkan selamat melaksanakan musyawarah pada Konferensi PGRI Aceh Besar yang ke-23, dalam rangka menentukan kepengurusan dan arah perjuangan lima tahun kedepan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kami mengucapkan selamat bermusyawarah, semoga PGRI semakin jaya salam menjalankan roda organisasi dan menjadi partner paling baik pemerintah,” katanya sebelum membuka Konferensi tersebut.

Wakil Bupati juga mengatakan PGRI punya peran penting untuk memperjuangkan hak-hak guru, peningkatan pendidikan bagi peserta didik, hingga memerdekaan dunia pendidikan dari kebodohan.

“Laksanakan peran tersebut dengan sebaik-baiknya, tugas dan tanggung jawab kita sangat penting dan mulia, walaupun berbagai rintangan akan dihadapi baik kebijakan anggaran dan lain sebagainya, namun kami yakin kita mampu melakukannya dengan baik,” imbuhnya.

Ketua PGRI Aceh Al Munzir mengatakan organisasi PGRI merupakan rumah besar bagi para guru, sehingga menjadi tugas dan tanggung jawab bersama untuk membesarkan organisasi, melakukan program-program pengembangan kompetensi guru serta terus mengadvokasi berbagai persoalan guru.

“PGRI harus terus hadir menjadi rumah besar bagi para guru, baik dalam memperjuangkan aspirasi para guru, maupun dalam memperjuangkan dan mengisi arah pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan saat ini dan masa depan Indonesia Emas,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PGRI Aceh Besar Dr. Agus Jumaidi S.Pd.I, MPd dalam sambutannya mengucapkan terima atas dukungan pemerintah dalam mendukung program kegiatan PGRI selama ini.

“Apresiasi kami atas nama PGRI Aceh Besar yang telah mendukung berbagai program dan kegiatan organisasi,” katanya.

60 Peserta dari Pengurus Cabang PGRI Se-Aceh Besar tersebut akan melangsungkan musyawarah selama sehari untuk merumuskan arah perjuangan PGRI Aceh Besar lima tahun kedepan.(**)

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mualem Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden atas Bantuan Sapi Meugang Aceh

11 Februari 2026 - 22:28 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, Gubernur Muzakir Manaf instruksikan Gelar Pasar Murah Serentak

11 Februari 2026 - 22:26 WIB

Ketua TP PKK Aceh Apresiasi Bantuan Seruni untuk Masyarakat Terdampak Bencana

11 Februari 2026 - 22:24 WIB

Dana sudah ditransfer, Wagub Aceh Apresiasi Presiden Prabowo atas Bantuan Sapi Meugang bagi Daerah Terdampak Bencana Aceh ‎

11 Februari 2026 - 22:22 WIB

Kak Na Dampingi Ketum Seruni Serahkan Bantuan di Pidie Jaya

11 Februari 2026 - 22:20 WIB

Trending di Pemerintahan