Menu

Mode Gelap
Pemerintah Aceh Angkat 228 Pegawai Negeri Sipil Mujiburrahman Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode Kedua 2026–2030 Peringati Hari Didong, Ketua KNA Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Gayo Pemerintah Aceh Jelaskan Posisi Bantuan Kementan untuk Pemulihan Sawah dan Kebun Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara Dirut SIG Turun ke Aceh, Pastikan Pasokan Semen Kembali Stabil

Olahraga

Mualem Lepas Kontingen Aceh Menuju PON Bela Diri

badge-check


					Mualem Lepas Kontingen Aceh Menuju PON Bela Diri Perbesar

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, atau yang akrab disapa Mualem, secara resmi melepas Kontingen Aceh yang akan berlaga pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah.

Acara pelepasan berlangsung di Pendopo Gubernur Aceh, Kamis malam, 9 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Mualem menegaskan pentingnya semangat kebersamaan, kejujuran, dan kerja keras dalam menjaga prestasi olahraga Aceh.

“Di PON sebelumnya (Aceh–Sumut Tahun 2024) kita sudah raih prestasi maksimal. Di NTT dan NTB (PON XXII Tahun 2028) nanti, kita harus lebih siap. Dengan kepemimpinan baru KONI Aceh, saya yakin prestasi olahraga Aceh akan lebih maksimal lagi,” ujar Mualem, yang pada kegiatan itu turut didampingi Sekda Aceh, M. Nasir, S.I.P., M.P.A.

Mualem juga menekankan bahwa keberhasilan olahraga Aceh tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet dan pelatih semata, tetapi juga oleh soliditas dan kekompakan seluruh jajaran pengurus KONI Aceh.

“Yang penting dalam pengurus KONI Aceh itu bekerja sama, jujur, dan ikhlas. KONI Aceh harus stabil, tidak boleh ada kelompok-kelompok. Tanpa kebersamaan, cita-cita tidak akan tercapai,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh yang baru terpilih, Saiful Bahri atau akrab disapa Pon Yaya, menyampaikan bahwa pada PON Bela Diri kali ini Aceh mengirimkan sebanyak 44 atlet, 16 pelatih, dan 10 manajer, untuk bersaing di 10 cabang olahraga, yaitu taekwondo, judo, gulat, tarung derajat, pencak silat, kempo, sambo, karate, wushu, dan jiu-jitsu.

“Even ini sangat penting untuk kita ikuti dengan sukses. Dari ajang ini kita akan dapat menilai dan mengevaluasi hasil latihan atlet dan pelatih yang telah dijalani selama ini,” kata Pon Yaya, sembari menambahkan bahwa dirinya akan ikut mendampingi langsung para atlet di arena pertandingan.

Menurutnya, PON Bela Diri yang akan berlangsung pada 11–26 Oktober 2025 ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga momentum evaluasi menuju kompetisi-kompetisi besar berikutnya.

“Hasil dari PON Bela Diri ini akan menjadi salah satu tolak ukur penting dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera 2027, Pra Kualifikasi PON 2027, dan PON XXII Tahun 2028,” jelasnya.

Sebagai Ketua Umum KONI Aceh yang baru terpilih untuk masa bakti 2025–2029, Pon Yaya berkomitmen untuk melanjutkan tren positif peningkatan prestasi yang telah dirintis oleh para pendahulunya.

“Saya bertekad melanjutkan tren peningkatan prestasi yang telah dirintis oleh Ketua Umum KONI Aceh sebelumnya, yaitu Bapak H. Muzakir Manaf (Mualem) dan almarhum H. Kamaruddin Abu Bakar (Abu Razak),” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan dukungan dari Gubernur Aceh, DPR Aceh, Pengprov cabang olahraga, KONI kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang peduli terhadap kemajuan olahraga Aceh.

“Dengan kebersamaan dan dukungan dari semua pihak, insya Allah Aceh akan terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Pon Yaya.[]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Persis Rekrut 2 Pemain Asing Baru

3 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Ilham Udin Armaiyn Resmi Gabung Persiraja, Bidik Promosi ke Super League

28 Juli 2026 - 13:35 WIB

Yano Putra Resmi Bergabung dengan Bhayangkara FC

28 Juli 2026 - 13:12 WIB

Persiraja Banda Aceh Perkenalkan Dua Pemain Baru dari Arema FC

25 Juli 2026 - 20:48 WIB

Ondrej Rudzan Antusias Gabung PSIM

24 Juli 2026 - 13:04 WIB

Trending di Olahraga