Menu

Mode Gelap
BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI! Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Politik

Tarmizi Age Ingatkan Transparansi Proyek di Era Mualem–Dek Fad

badge-check


					Tarmizi Age Perbesar

Tarmizi Age

BANDA ACEH – Menyambut dimulainya pembagian proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Ketua Influencer Aceh Mualem–Dek Fad, Tarmizi Age, mengingatkan agar tidak ada praktik korupsi di bawah kepemimpinan Pemerintah Mualem–Dek Fad.

Pernyataan tersebut disampaikan Tarmizi Age, Rabu (11 Maret 2026), saat menyoroti proses pembagian serta pelaksanaan proyek-proyek pembangunan di Aceh.

Ia menegaskan bahwa korupsi hanya akan menghambat kebangkitan dan kemajuan Aceh, terlebih di tengah kondisi daerah yang masih terdampak bencana seperti banjir dan tanah longsor.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan setiap proyek berjalan secara transparan, menghindari praktik nepotisme, serta membuka pengawasan publik agar penyaluran dan pelaksanaan program pembangunan berlangsung secara akuntabel.

“Tentu kita berharap tidak ada korupsi dalam pembagian maupun pelaksanaan proyek APBA dan APBN. Aceh tidak akan bangkit dan maju jika praktik korupsi masih terjadi,” ujar Tarmizi.

Ia juga mengingatkan agar proyek-proyek pembangunan tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu atau kroni, karena hal tersebut berpotensi menimbulkan nepotisme dan memperlebar ketertinggalan daerah.

Tarmizi menilai kondisi Aceh yang saat ini belum sepenuhnya pulih dari berbagai bencana harus menjadi perhatian serius pemerintah. Karena itu, pembangunan yang bersih, transparan, dan tepat sasaran dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Intinya jangan korupsi. Itu menjadi kunci agar Aceh bisa bangkit, maju, dan pulih,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah benar-benar berpihak kepada rakyat dan menjaga amanah dalam setiap kebijakan pembangunan yang dijalankan.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PDIP: Urus Saja Persoalan Listrik Mati, Jangan Nyinyir!

20 Juni 2026 - 12:50 WIB

Aceh Singkil–Subulussalam Dinilai Layak Jadi Satu Dapil DPRA

17 Juni 2026 - 13:26 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bersama NU Dukung Penegakan Syariat Islam oleh Walikota

7 Juni 2026 - 23:20 WIB

Istana Buka Suara Isu Purbaya Mundur dari Menteri Keuangan

5 Juni 2026 - 00:54 WIB

PBA Sebut Elit Aceh Sibuk Kejar Kekayaan

3 Juni 2026 - 13:45 WIB

Trending di Politik