BANDA ACEH — Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Aceh, drh Nurdiansyah Alasta, M. Kes, menegaskan pentingnya penguatan peran dokter hewan tidak hanya sebagai tenaga profesional, tetapi juga sebagai garda depan dalam isu kemanusiaan, ketahanan pangan, dan lingkungan.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan halalbihalal dan silaturahmi keluarga besar Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Aceh yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di komplek DPRA, Sabtu (28/3/2026) malam. .
Menurut Nurdiansyah, momentum Idul Fitri harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan, melainkan sebagai titik refleksi untuk memperkuat hubungan antarsesama serta meningkatkan dedikasi terhadap masyarakat.
“Idul Fitri mengajarkan kita tentang kesabaran, kemenangan, dan pentingnya menjaga hubungan, baik dengan Allah SWT maupun sesama manusia,” ujarnya.
Ia menegaskan, dokter hewan memiliki tanggung jawab strategis yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain menangani kesehatan hewan, profesi ini juga berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan dan keseimbangan lingkungan.
“Peran kita bukan hanya profesional, tetapi juga kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nurdiansyah juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota atas segala kekurangan dalam kepengurusan PDHI Aceh.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan pengurus PDHI Aceh, kami memohon maaf lahir dan batin. Kami menyadari masih banyak kekurangan, namun kami berkomitmen untuk terus memperbaiki dan memperkuat organisasi,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk menjaga kekompakan dan mempererat silaturahmi sebagai modal utama dalam membangun organisasi yang solid.
Nurdiansyah turut menyinggung suksesnya kegiatan buka puasa bersama sebelumnya yang dihadiri ratusan anggota, mulai dari senior hingga junior, sebagai bukti kuatnya solidaritas di tubuh PDHI Aceh.
“Ini menjadi kebanggaan sekaligus kekuatan kita. Kebersamaan adalah modal utama untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Aceh,” ujarnya.
Ia berharap momentum silaturahmi tersebut dapat terus dijaga dan ditingkatkan, sehingga PDHI Aceh mampu memberikan kontribusi yang lebih nyata dan berkelanjutan bagi pembangunan daerah.[]







