Menu ✖

Mode Gelap
Akademisi Minta Tes Urine DPRA hingga Eksekutif dan Yudikatif PC PERTI Aceh Besar: Beut Kitab Bak Sikula Sah Secara Hukum, Jangan Giring Opini Sesat Persib Bidik Tiket 16 Besar ACL 2 di Kandang Melbourne Victory Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden UIN Ar-Raniry dan Pijar Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Akses Pendidikan bagi Mahasiswa Disabilitas Rektor UIN Ar-Raniry Lepas 19 Anggota Kontingen OASE PTKIN 2026

Pemerintahan

Sekda Aceh Buka MUSPROV XI INKINDO Aceh 2026

badge-check


					Sekda Aceh Buka MUSPROV XI INKINDO Aceh 2026 Perbesar

BANDA ACEH — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir S.IP, MPA, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Provinsi (MUSPROV) XI Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Aceh Tahun 2026, Senin (18/5). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPP INKINDO Aceh, Safri Ismi, Ketua Umum DPN INKINDO, Erie Heryadi, serta sejumlah ketua INKINDO dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Sekda Aceh menyampaikan apresiasi kepada jajaran INKINDO Aceh atas terselenggaranya MUSPROV XI. Menurutnya, forum tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan wadah strategis untuk memperkuat kontribusi tenaga konsultansi dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

Sekda menilai tema yang diangkat, yakni penguatan profesionalisme anggota INKINDO dalam menyikapi kebencanaan dan dinamika regulasi jasa konsultansi, sangat relevan dengan kondisi Aceh saat ini. Ia mengingatkan bahwa Aceh merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, sehingga pembangunan ke depan harus dirancang lebih adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada mitigasi risiko bencana.

Menurut Sekda, bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Aceh pada akhir tahun lalu telah memberikan pelajaran penting terkait pentingnya pembangunan yang tangguh dan aman bagi masyarakat. Kerusakan infrastruktur serta terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat akibat banjir dan longsor harus menjadi perhatian bersama dalam proses perencanaan pembangunan.

Meski demikian, Sekda mengungkapkan bahwa perekonomian Aceh pada Triwulan I Tahun 2026 masih menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 4,09 persen secara tahunan. Sektor konstruksi bahkan menjadi salah satu penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Aceh dengan kontribusi mencapai 1,36 persen, disusul sektor perdagangan sebesar 1,27 persen.

Karena itu, Sekda menegaskan pentingnya peran dunia jasa konsultansi dalam memastikan pembangunan berjalan secara tepat, aman, efisien, dan berkualitas. Menurutnya, mulai dari penyusunan tata ruang, studi kelayakan, desain infrastruktur hingga pengawasan pekerjaan membutuhkan kompetensi, integritas, dan tanggung jawab profesional yang tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga berharap INKINDO Aceh terus menjadi organisasi profesi yang solid, progresif, dan mampu meningkatkan kapasitas anggotanya agar semakin profesional dan adaptif terhadap perkembangan regulasi jasa konsultansi. Ia turut mendorong agar MUSPROV XI mampu melahirkan kepemimpinan organisasi yang amanah, visioner, serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Aceh di masa mendatang.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di Aceh

21 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

18 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Sabang Ajak Masyarakat Bangga dan Gunakan Produk UMKM Lokal

17 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Kabut Asap Mulai Selimuti Banda Aceh, Warga Diminta Waspada

16 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Trending di Pemerintahan