Menu

Mode Gelap
Francisco Rivera dan Ambisi Persebaya Menembus Empat Besar Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti Sekda Nasir: Semua Rumah Sakit Wajib Terima Pasien Sekda Aceh Buka Rakerprov KONI Aceh 2026, Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

Politik

Demokrat Aceh Optimistis Ketua DPD dari Internal

badge-check


					ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

BANDA ACEH – Kader Partai Demokrat Aceh menyatakan optimisme bahwa kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh ke depan idealnya berasal dari kader internal yang telah lama berproses dan memahami denyut nadi partai.

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Utara, Thantawi, S.IP, M.A.P, dan Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Barat Daya, Romi Shah Putra, SE, kepada media di Banda Aceh, Rabu (4/2/2026).

Menurut Thantawi, Partai Demokrat Aceh sejatinya memiliki banyak kader potensial yang siap memperkuat dan memimpin DPD di tingkat provinsi. Namun demikian, ia menilai munculnya nama Illiza Sa’aduddin Djamal dalam bursa calon Ketua DPD tetap menjadi sinyal positif bagi partai.

“Kita punya kader sendiri yang sudah lama berproses. Tetapi kehadiran Ibu Illiza dalam bursa Ketua DPD Demokrat Aceh tentu menarik dan patut diapresiasi. Ini menunjukkan Partai Demokrat masih diminati,” ujar Thantawi.

Ia menambahkan, kepercayaan Illiza kepada Partai Demokrat layak dihargai, mengingat posisinya saat ini sebagai Wali Kota Banda Aceh serta rekam jejaknya sebagai mantan Anggota DPR RI.

Senada dengan itu, Ketua DPC Demokrat Aceh Barat Daya, Romi Shah Putra, juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Illiza terhadap Partai Demokrat. Namun, ia menegaskan bahwa kader internal tetap memiliki modal dan konsekuensi moral yang kuat untuk membesarkan partai ke depan.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan tersebut. Tetapi saya yakin kader partai masih memiliki tanggung jawab dan komitmen yang lebih kuat dalam membangun Partai Demokrat ke depan,” kata Romi.

Romi menekankan, Partai Demokrat Aceh ke depan membutuhkan figur pemimpin yang inovatif, berani mengambil terobosan, cerdas membaca dinamika politik, serta mampu membangun komunikasi lintas partai secara efektif.

“Sudah waktunya nostalgia politik digeser menuju inovasi partai yang lebih kekinian.

“Yang paling penting, sosok itu harus menyatu dengan marwah partai—berjiwa biru dan konsisten,” tegasnya.

Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Provinsi Aceh yang diperkirakan berlangsung pada April atau Mei 2026, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat Ketua DPD. Di antaranya mantan Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua DPD Demokrat Aceh H.T. Ibrahim, serta Anggota DPR Aceh yang juga Bendahara DPD Partai Demokrat Aceh, drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri

6 Mei 2026 - 13:23 WIB

Pernyataan Rampok Dana JKA, Jubir Pemerintah Aceh: Terlalu Semena-mena

1 Mei 2026 - 00:17 WIB

Gelar RDPU, Dewan Banda Aceh Tampung Aspirasi Warga

1 Mei 2026 - 00:02 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Kecam Kekerasan Anak di Day Care, Minta Pengawasan Diperketat

29 April 2026 - 14:06 WIB

Reshuffle Kabinet, Ini Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

27 April 2026 - 19:57 WIB

Trending di Politik