Menu ✖

Mode Gelap
Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba ESDM 2026 Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851 Juta Akademisi Minta Tes Urine DPRA hingga Eksekutif dan Yudikatif PC PERTI Aceh Besar: Beut Kitab Bak Sikula Sah Secara Hukum, Jangan Giring Opini Sesat Persib Bidik Tiket 16 Besar ACL 2 di Kandang Melbourne Victory Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden

Politik

Dewan Desak Pemko Selesaikan Kesenjangan Kualitas Sekolah di Banda Aceh

badge-check


					Anggota DPRK Banda Aceh,Teuku Iqbal Johan Perbesar

Anggota DPRK Banda Aceh,Teuku Iqbal Johan

BANDA ACEH – Saat ini masih terdapat kesenjangan mengenai kualitas pendidikan, hingga infrastruktur antara satu sekolah dengan sekolah lainnya di Banda Aceh. Oleh karena itu, Fraksi Nasdem DPRK Banda Aceh meminta kepada Pemko Banda Aceh supaya dapat segera membenahinya.

Hal itu disampaikan secara resmi oleh Anggota DPRK Banda Aceh,Teuku Iqbal Johan, yang membacakan pandangan umum Fraksi Nasdem dalam sidang paripurna Rancangan Qanun (Raqan) Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Banda Aceh Tahun 2025-2029 di gedung DPRK setempat, Jumat (17/7/2025).
Iqbal Johan mengungkapkan, tak dapat dipungkiri jika saat ini masih ada kesenjangan fasilitas dan kualitas antar sekolah di Banda Aceh.

Hal itu terlihat masih adanya sekolah favorit yang menjadi rebutan siswa dan orang tua.
Namun sisi lain, ada sekolah yang berjalan dengan kualitas dan fasilitas kurang memadai. Sehingga sepi peminat dan dihindari oleh orang tua siswa.

“Ini hal yang sangat manusiawi. Karena orang tua siswa pasti mau yang terbaik untuk anak-anaknya. Oleh karena itu, kami harap pemerataan kualitas sekolah menjadi prioritas Pemko Banda Aceh ke depan,” ujar T Iqbal Johan.

Menurutnya, jika nanti kualitas sekolah sudah merata, maka program zonasi yang dicanangkan oleh pemerintah dapat berjalan dengan baik. Karena orang tua dan siswa akan lebih memilih sekolah yang dekat dengan rumahnya.

“Jika kualitas dan fasilitas satu sekolah dengan sekolah lainnya sama, maka kepala sekolah pun tidak akan dipusingkan dengan titipan-titipan siswa di setiap tahun ajaran baru,” ujar Iqbal.

Katanya, jika kualitas sekolah merata dan sistem zonasi dapat berjalan, maka akan memberikan banyak dampak positif untuk Banda Aceh.

“Salah satunya mengurangi kemacetan pada pagi hari. Karena selama ini warga kecamatan A mengantar anaknya ke kecamatan B. Lalu yang kecamatan C ke kecamatan D, makanya macet setiap hari,” beber politisi Nasdem ini.

Menurutnya, sistem zonasi juga memberikan rasa aman bagi orang tua, karena anak bersekolah dekat dengan rumah.

“Produktivitas pegawai ASN dan swasta juga bisa meningkat, karena saat jam keluar kantor tidak harus menjemput anak,” tutup T Iqbal Johan.[]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi III DPR Dorong Aset Pelaku Kejahatan Keuangan Dikembalikan kepada Korban

31 Oktober 2026 - 17:30 WIB

DPR Desak OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana

30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Dek Gam Apresiasi Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar, Antrean di SPBU Mulai Menghilang

26 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Jaga Adat dan Meringankan Beban Warga Gampong, Daniel A Wahab Bantu Perangkat Pelaminan untuk Alue Deah Teungoh

22 Oktober 2026 - 19:12 WIB

DPR Minta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Perkuat Koordinasi

20 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Trending di Politik