Menu

Mode Gelap
Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI! Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital

Politik

Dewan Desak Pemko Selesaikan Kesenjangan Kualitas Sekolah di Banda Aceh

badge-check


					Anggota DPRK Banda Aceh,Teuku Iqbal Johan Perbesar

Anggota DPRK Banda Aceh,Teuku Iqbal Johan

BANDA ACEH – Saat ini masih terdapat kesenjangan mengenai kualitas pendidikan, hingga infrastruktur antara satu sekolah dengan sekolah lainnya di Banda Aceh. Oleh karena itu, Fraksi Nasdem DPRK Banda Aceh meminta kepada Pemko Banda Aceh supaya dapat segera membenahinya.

Hal itu disampaikan secara resmi oleh Anggota DPRK Banda Aceh,Teuku Iqbal Johan, yang membacakan pandangan umum Fraksi Nasdem dalam sidang paripurna Rancangan Qanun (Raqan) Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Banda Aceh Tahun 2025-2029 di gedung DPRK setempat, Jumat (17/7/2025).
Iqbal Johan mengungkapkan, tak dapat dipungkiri jika saat ini masih ada kesenjangan fasilitas dan kualitas antar sekolah di Banda Aceh.

Hal itu terlihat masih adanya sekolah favorit yang menjadi rebutan siswa dan orang tua.
Namun sisi lain, ada sekolah yang berjalan dengan kualitas dan fasilitas kurang memadai. Sehingga sepi peminat dan dihindari oleh orang tua siswa.

“Ini hal yang sangat manusiawi. Karena orang tua siswa pasti mau yang terbaik untuk anak-anaknya. Oleh karena itu, kami harap pemerataan kualitas sekolah menjadi prioritas Pemko Banda Aceh ke depan,” ujar T Iqbal Johan.

Menurutnya, jika nanti kualitas sekolah sudah merata, maka program zonasi yang dicanangkan oleh pemerintah dapat berjalan dengan baik. Karena orang tua dan siswa akan lebih memilih sekolah yang dekat dengan rumahnya.

“Jika kualitas dan fasilitas satu sekolah dengan sekolah lainnya sama, maka kepala sekolah pun tidak akan dipusingkan dengan titipan-titipan siswa di setiap tahun ajaran baru,” ujar Iqbal.

Katanya, jika kualitas sekolah merata dan sistem zonasi dapat berjalan, maka akan memberikan banyak dampak positif untuk Banda Aceh.

“Salah satunya mengurangi kemacetan pada pagi hari. Karena selama ini warga kecamatan A mengantar anaknya ke kecamatan B. Lalu yang kecamatan C ke kecamatan D, makanya macet setiap hari,” beber politisi Nasdem ini.

Menurutnya, sistem zonasi juga memberikan rasa aman bagi orang tua, karena anak bersekolah dekat dengan rumah.

“Produktivitas pegawai ASN dan swasta juga bisa meningkat, karena saat jam keluar kantor tidak harus menjemput anak,” tutup T Iqbal Johan.[]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PDIP: Urus Saja Persoalan Listrik Mati, Jangan Nyinyir!

20 Juni 2026 - 12:50 WIB

Aceh Singkil–Subulussalam Dinilai Layak Jadi Satu Dapil DPRA

17 Juni 2026 - 13:26 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bersama NU Dukung Penegakan Syariat Islam oleh Walikota

7 Juni 2026 - 23:20 WIB

Istana Buka Suara Isu Purbaya Mundur dari Menteri Keuangan

5 Juni 2026 - 00:54 WIB

PBA Sebut Elit Aceh Sibuk Kejar Kekayaan

3 Juni 2026 - 13:45 WIB

Trending di Politik