Menu

Mode Gelap
Pemerintah Aceh Angkat 228 Pegawai Negeri Sipil Mujiburrahman Kembali Dilantik sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode Kedua 2026–2030 Peringati Hari Didong, Ketua KNA Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Gayo Pemerintah Aceh Jelaskan Posisi Bantuan Kementan untuk Pemulihan Sawah dan Kebun Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara Dirut SIG Turun ke Aceh, Pastikan Pasokan Semen Kembali Stabil

Politik

DPRK Minta Almuniza Fokus Sinkronisasi Dengan Walikota Terpilih

badge-check


					Aulia Rahman.

Perbesar

Aulia Rahman.

ACEHSIBER.COM – Polemik rencana Pj Wali Kota Banda Aceh, Almuniza Kamal melakukan mutasi pejabat aselon II kembali menimbulkan reaksi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh. Kali ini datang dari politisi Golkar, Aulia Rahman.

Menurut Aulia, rencana mutasi pejabat itu bukan mekanisme transisi pemerintah yang baik. Namun lebih cenderung sebagai atraksi politik.

“Masa jabatannya hanya dua bulan, apa gunanya rotasi pejabat?” kata Aulia, Rabu (8/1/2025).

Ia meminta Almuniza batalkan rencana mutasi, lalu berfokus pada program pemerintah yang telah ditetapkan. Selain itu menyelesaikan sejumlah persoalan yang telah ada, seperti honor non ASN yang belum dibayarkan.

“Mutasi pejabat eselon II saat ini tidak dibutuhkan saat ini. Harusnya yang melakukan itu wali kota Banda Aceh hasil Pilkada 2024, bukan pj wali kota yang masa jabatannya hanya dua bulan,” tegasnya.

Wali kota terpilih perlu melakukan penyesuaian di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyesuaikan dengan kebutuhan visi, misi dan program kerjanya. Dengan begitu diharapkan pemerintah dapat berjalan efektif dan efisien.

“Kenapa harus dipaksa sekarang? Ini pertanyaan beredar luas di masyarakat. Sebagai ASN, harusnya, Almuniza lebih paham soal pemerintahan,” sebut Aulia.

Ia mengaku heran, Almuniza seakan menghindari tugas yang seharusnya dilakukan. Menurut Aulia, tidak mungkin Pj Wali Kota Banda Aceh tidak tahu bahwa honor petugas Pasar Aceh dan Pasar Almahira belum dibayar.

“Lebih memilih mengurus mutasi pejabat eselon II dari pada honor petugas pasar, ini kan aneh,” sebut Aulia. “Harusnya fokus singkronisasi, bukan rotasi sana-sini.”

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dewan Terima Dokumen R-KUA-PPAS APBK Banda Aceh 2027 dari Eksekutif

4 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Jadi Tantangan

30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Lembaga Wali Nanggroe Gandeng Akademisi UTU Perkuat Implementasi MoU Helsinki

29 Juli 2026 - 17:42 WIB

20-an Anak di Deah Raya Belum Kebagian Sekolah, Ketua DPRK Minta Disdikbud Segera Mencarikan Sekolah

28 Juli 2026 - 13:26 WIB

Jangan Biarkan Tambang Aceh Dikuasai Luar

26 Juli 2026 - 12:39 WIB

Trending di Politik