Menu

Mode Gelap
FSHA Desak Reformasi RUU Jabatan Hakim, Tekankan Independensi Peradilan Mujiburrahman Kembali Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026–2030 Kemenag Aceh Besar Catat 144 Pasangan Menikah Usai Idul Fitri Kak Na Ajak Pengurus Dekranasda Inventarisir Pengrajin Terimbas Bencana Kak Na Jamu Bang Ucok di Meuligoe Gubernur Aceh Mualem Desak Usut Aktor Intelektual Pengeroyokan di Polda Metro Jaya

News

Kemenag Aceh Besar Catat 144 Pasangan Menikah Usai Idul Fitri

badge-check


					Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar H Saifuddin SE 

Foto/Humas Kemenag Aceh Besar Perbesar

Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar H Saifuddin SE Foto/Humas Kemenag Aceh Besar

ACEH BESAR – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar mencatat sebanyak 144 peristiwa pernikahan yang terjadi di daerah itu pasca hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau selama bulan Syawal, baik yang berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) maupun luar KUA.

Advertisements
Ad 22

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, H Saifuddin SE di Aceh Besar, Selasa, 31 Maret 2026, mengatakan meningkatnya angka pernikahan setelah Idul Fitri merupakan fenomena yang lazim terjadi di tengah masyarakat provinsi berjulukan Tanah Rencong.

“Setiap tahun pasca Idul Fitri, jumlah pasangan yang menikah cenderung meningkat. Ini sudah menjadi tradisi di masyarakat. Jumlah ini bisa saja terus bertambah sampai akhir Syawal ini,” kata Saifuddin.

Data KUA per hari ini, dari total 144 pasangan yang menikah tersebut, sebanyak 57 pasangan melangsungkan akad nikah di KUA, sementara 87 pasangan memilih akad nikah di luar KUA, baik di rumah, masjid, maupun tempat lainnya.

Angka peristiwa nikah ini cenderung lebih tinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya selama 2026, seperti pada Januari sebanyak 99 peristiwa, dan Februari terdapat 47 peristiwa.

Yahwa–sapaan akrabnya, menilai momentum Syawal sering dipilih masyarakat lantaran suasana masih dalam kebahagiaan Idul Fitri. Apalagi, banyak keluarga yang telah berkumpul sehingga memudahkan pelaksanaan prosesi pernikahan.

Ia menambahkan, bulan Syawal juga dipandang sebagai waktu yang baik untuk memulai kehidupan rumah tangga. Hal ini, lanjut Yahwa, merujuk pada sunnah Nabi Muhammad SAW yang menikah dengan Sayyidab Aisyah pada bulan Syawal.

“Karena itu masyarakat meyakini Syawal sebagai bulan yang baik untuk memulai kehidupan baru dalam rumah tangga,” ujarnya.

Terkait tingginya harga emas saat ini yang mencapai Rp8,2 juta per mayam, menurut Yahwa, hal tersebut bukan menjadi persoalan besar bagi calon pengantin, karena umumnya pernikahan telah direncanakan jauh hari.

“Mahar pernikahan tidak harus berupa emas. Namun di Aceh, sejak dulu mahar identik emas. Itu pun atas kesepakatan antara calon pengantin dan keluarga, yang penting tidak memberatkan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kemenag Aceh Besar juga terus mengingatkan pasangan calon pengantin agar mengikuti prosedur pencatatan pernikahan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk mengikuti bimbingan pernikahan sebagai bekal membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

“Kalau menikah di KUA sudah pasti nol rupiah alias gratis. Kalau menikah di luar KUA, di luar hari dan jam kerja, itu dikenakan biaya PNBP Rp600 ribu, langsung disetor ke bank,” ujarnya.

Sejauh ini, pelayanan nikah di Aceh Besar berjalan normal dan lancar. KUA terus melayani warga yang berdatangan untuk mendaftarkan pernikahan, termasuk untuk beberapa bulan berikutnya.

“Pernikahan adalah ibadah. Segala urusan dan keperluan tentu telah disiapkan. Tentu tingginya harga emas akhir-akhir ini tidak menghalangi niat baik masyarakat untuk membina rumah tangga,” kata Yahwa.*

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

FSHA Desak Reformasi RUU Jabatan Hakim, Tekankan Independensi Peradilan

31 Maret 2026 - 21:08 WIB

Mujiburrahman Kembali Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026–2030

31 Maret 2026 - 13:56 WIB

UIN Ar-Raniry Peringkat 2 Nasional, Ungguli Kampus Top di Riset Hukum

29 Maret 2026 - 15:13 WIB

PDHI Aceh Menguat, Nurdiansyah Dorong Dokter Hewan Jadi Pilar Kemanusiaan

29 Maret 2026 - 14:16 WIB

Bayi Terlantar Dapat Perhatian Kapolda Aceh

27 Maret 2026 - 23:28 WIB

Trending di News