Menu ✖

Mode Gelap
Jaga Adat dan Meringankan Beban Warga Gampong, Daniel A Wahab Bantu Perangkat Pelaminan untuk Alue Deah Teungoh Pesan PWI Barsela, “Jangan Kami Dimarjinalkan, Habis Manis Sepah Dibuang” Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di Aceh DPR Minta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Perkuat Koordinasi Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027 Rektor UIN Ar-Raniry Titip Pesan ke Mahasiswa BEM SI: Jaga Perdamaian Aceh

Politik

KPK Tak Bakal Berani Tangkap Bobby, Muslim: Kalau Sudah Menyangkut Keluarga Jokowi Semua Mendadak Buta dan Tuli

badge-check


					Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution Perbesar

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution

JAKARTA – Pengamat politik Muslim Arbi melontarkan pernyataan keras terkait dugaan kasus korupsi yang menyeret nama Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara, Topan Obaja Putra Ginting (TOP).

Dalam keterangannya, Muslim menyebut bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan berani menyentuh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang merupakan menantu dari mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Topan adalah orang kepercayaan Bobby. Dan Bobby adalah bagian dari lingkaran keluarga Jokowi. Sampai kiamat pun, saya yakin KPK tidak akan berani menangkap Bobby Nasution,” tegas Muslim Arbi kepada Radar Aktual, Selasa (1/7/2025).

Muslim menduga ada kekuatan politik besar yang melindungi Bobby dari jeratan hukum. Ia menyebut KPK sudah berubah menjadi lembaga yang tunduk pada kekuasaan, bukan lagi independen seperti cita-cita awalnya.

“Kalau rakyat biasa, KPK bisa langsung bertindak. Tapi kalau sudah menyangkut keluarga Jokowi, semua seolah-olah mendadak buta dan tuli,” kata Muslim.

Dugaan keterlibatan Bobby mencuat setelah Topan Obaja Putra Ginting, yang disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Gubernur Sumut, terseret dalam kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari KPK yang menyebut nama Bobby secara langsung dalam kasus tersebut. Namun Muslim menilai, keengganan KPK menyelidiki lebih jauh justru semakin memperkuat dugaan bahwa lembaga antirasuah tersebut kini berada dalam cengkeraman kekuasaan.

“Jangan berharap keadilan dari KPK jika pelakunya adalah bagian dari lingkar kekuasaan. Publik sudah sangat paham itu,” tandasnya.

Sumber: radaraktual

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jaga Adat dan Meringankan Beban Warga Gampong, Daniel A Wahab Bantu Perangkat Pelaminan untuk Alue Deah Teungoh

22 Oktober 2026 - 19:12 WIB

DPR Minta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Perkuat Koordinasi

20 Oktober 2026 - 18:34 WIB

DPR Kritik Penanganan Karhutla

17 Oktober 2026 - 18:46 WIB

DPRK Banda Aceh Minta Wali Kota Pertimbangkan Sekolah Daring Imbas Kabut Asap

16 Oktober 2026 - 14:45 WIB

DPR Soroti Dugaan Korupsi Dana Bencana di Tengah Karhutla

15 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Trending di Politik