Menu

Mode Gelap
DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang

Pemerintahan

Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Infrastruktur Rusak di Bener Meriah dan Aceh Tengah

badge-check


					Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Infrastruktur Rusak di Bener Meriah dan Aceh Tengah Perbesar

BENER MERIAH — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, Senin (20/4/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh dalam memastikan percepatan penanganan dampak bencana, pemulihan infrastruktur, serta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak.

Agenda diawali dengan peninjauan Jembatan Bailey di Desa Karang Rejo, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah. Dalam kunjungan itu, Wagub Fadhlullah bersama Mendagri Tito Karnavian melihat langsung kondisi jembatan darurat yang menjadi akses vital bagi mobilitas warga pascabencana.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Bupati Bener Meriah beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bener Meriah. Kehadiran jajaran pemerintah pusat dan daerah itu menunjukkan komitmen bersama dalam mempercepat pemulihan infrastruktur terdampak.

Usai meninjau jembatan, rombongan melanjutkan agenda ke Hunian Sementara (Huntara) Tunyang di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Di lokasi tersebut, Mendagri Tito Karnavian didampingi Wakil Gubernur Aceh menyerahkan secara simbolis bantuan bagi masyarakat korban bencana.

Penyerahan bantuan itu menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga terdampak, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan tetap terpenuhi.

Selanjutnya, Wagub Aceh bersama Mendagri meninjau lokasi sinkhole di ruas Jalan Simpang Balik–Blang Mancung, Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Titik ini menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian serius karena berdampak terhadap konektivitas dan akses transportasi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah menegaskan pentingnya percepatan penanganan terhadap kerusakan infrastruktur akibat bencana, termasuk langkah mitigasi lanjutan guna mencegah risiko yang lebih besar bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Fadhlullah menyatakan, Pemerintah Aceh terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota agar seluruh proses penanganan bencana, mulai dari masa darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi, dapat berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran.

Kunjungan Mendagri bersama Wakil Gubernur Aceh ini menjadi sinyal kuat sinergi pusat dan daerah dalam merespons bencana, sekaligus memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah terdampak.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar

19 September 2026 - 22:52 WIB

Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat

18 September 2026 - 13:36 WIB

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

16 September 2026 - 14:06 WIB

Dek Fadh Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

16 September 2026 - 13:53 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

8 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di Pemerintahan