Menu

Mode Gelap
RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus Kak Na Ajak Kader Aktif Jalankan 10 Program Pokok PKK Kak Na: Buah Naga Sabang, Meucrop Barang Sekda Aceh Harapkan KORMI Kota Langsa Jadi Lokomotif Budaya Hidup Sehat di Masyarakat Francisco Rivera dan Ambisi Persebaya Menembus Empat Besar Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami

News

‎Menembus Lumpur dan Akses Sulit, Badak-19 Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

badge-check


					‎Menembus Lumpur dan Akses Sulit, Badak-19 Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang Perbesar

‎‎ACEH TAMIANG — Relawan Badak-19 menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah titik terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang pada Minggu, 21 Desember 2025. Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih minim mendapatkan distribusi logistik.

‎Koordinator Badak-19, Mirza Inanda Putra, menyampaikan bahwa timnya harus bekerja ekstra untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.

‎“Kami menggunakan satu sepeda motor untuk mencari kampung-kampung di wilayah pelosok supaya bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

‎Tim sempat menyisir wilayah Lintang Bawah, namun setelah dilakukan pengecekan, bantuan di area tersebut sudah cukup merata. Dari sana, tim kembali melakukan penelusuran meski menghadapi kendala jaringan komunikasi, akses jalan sempit dan berlumpur, serta kemacetan panjang yang menghambat perjalanan distribusi logistik.

‎Sekitar pukul 17.00 WIB, tim menerima informasi bahwa Kampung Durian, Kecamatan Rantau, masih minim bantuan. Badak-19 kemudian bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB. Kondisi di Kampung Durian dilaporkan cukup parah, dan tim diarahkan warga untuk memasuki jalur sempit yang masih berlumpur.

‎“Mengingat waktu sudah menjelang magrib, tim langsung bergerak cepat menurunkan logistik. Puluhan warga sudah menunggu bantuan di lokasi. Alhamdulillah bantuan tersalurkan tepat sasaran, warga sangat senang dan berulang kali menyampaikan terima kasih,” tambah Mirza.

‎Bantuan yang disalurkan berupa paket logistik yang terdiri dari beras, obat-obatan, mi instan, air mineral, popok bayi, serta pakaian layak pakai.

‎Warga Kampung Durian, Hendra Syahputra atau yang akrab disapa Pak Guru, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan tersebut.

‎“Kami sangat berterima kasih karena selain bantuan kebutuhan pokok, juga ada obat-obatan dan Al-Qur’an. Ini sangat berarti bagi kami di tengah kondisi sulit seperti sekarang,” ujarnya.

‎Usai penyaluran di Kampung Durian, Kecamatan Rantau, tim Badak-19 kembali bergerak ke satu titik lain yang tidak jauh dari lokasi tersebut sebelum akhirnya kembali ke posko sekitar pukul 21.00 WIB.

‎Tidak berhenti sampai di situ, pada Senin, 22 Desember 2025, tim Badak-19 kembali menyalurkan bantuan tahap kedua di Gampong Meudang Ara dan Desa Alur Bemban, Kecamatan Karang Baru.

‎Dari sana tim beranjak ke Kecamatan Tualang Cut.

‎”Selain sejumlah titik di Tamiang, Kami juga menyalurkan di Kota Langsa dan Lhoksukon, Aceh Utara ,”ujar Pria asal Aceh Besar ini.

‎Sementara itu, Humas Badak-19 Ikhsan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh relawan dan para donatur yang telah berpartisipasi.

‎“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua tim relawan yang bekerja tanpa lelah serta para donatur yang telah mempercayakan Badak-19 untuk menyalurkan bantuan. Semoga segala kebaikan ini bernilai ibadah dan membawa manfaat bagi para korban bencana,” ujarnya.

‎Badak-19 merupakan komunitas yang terdiri dari para jurnalis yang peduli terhadap isu lingkungan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

9 Mei 2026 - 14:45 WIB

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

6 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM

6 Mei 2026 - 13:11 WIB

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh

6 Mei 2026 - 10:45 WIB

Trending di News